Pemerintahan
Penataan Pantai Sepanjang Akan Berlanjut, Tahun Ini Pemerintah Anggarkan Rp 500 Juta
Wonosari,(pidjar.com)– Penataan Pantai Sepanjang yang berada di Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari nampaknya akan segera berlanjut kembali di tahun 2026 ini. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) akan melakukan pembangunan talud di kawasan wisata tersebut.
Kepala Bidang Binamarga DPUPRKP, Wadiyana mengungkapkan sejak tahun 2025 lalu pemerintah melakukan penataan di Pantai Sepanjang agar pantai ini semakin menarik. Mulai dari relokasi para pedagang dari bibir pantai untuk berpindah ke sebrang jalan, kemudian pembuatan kios untuk para pedagang, penanaman tumbuhan, hingga pengaspalan jalan.
Kemudian di tahun 2026 ini direncanakan pembangunan talud agar pantai yang memiliki pesona indah tersebut dapat semakin menarik dan meningkatkan keamanan serta kenyamanan para pengunjung.
“Direncakanan untuk pembangunan talud,” ungkap dia.
Anggaran yang digunakan untuk pembangunan talud ini sebesar Rp 500 juta dari sisi timur ke barat. Saat ini prosesnya masih dalam tahap perencanaan. Adapun talud tersebut akan dibangun di tepi pantai atau berada di bekas-bekas kios para pedagang.

Dana yang digunakan untuk pembangunan bersumber dari APBD Gunungkidul. Pemkab sendiri berkomitmen penuh dalam meningkatkan pelayanan, daya tarik, serta sarana prasarana di kawasan wisata.
“Semoga dapat berjalan lancar program ini,” tambah dia.
Sementara itu, Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengungkapkan, dalam penataan Pantai Sepanjang sebenarnya tidak hanya sampai di pembangunan talud, pengaspalan jalan, pemasangan lampu, serta penanamanan pandan dan tanaman lainnya. Melainkan masih banyak yang digagas oleh pemerintah dalam penyempuraan penataan kawasan pantai selatan ini.
“Hasil kajian memang masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” ucap Rakhmadian.
Pekerjaan yang masih perlu dikerjakan agar pilot project penataan pantai selatan benar-benar sempurna dianfaranyapembangunan jalur lingkar yang menghubungkan Pantai Sepanjang dengan Pantai Kukup, perbaikan ruas jalan yang rusak sejak pintu masuk kawasan, pembangunan trotoar, penambahan kios pedagang, hingga penyediaan area parkir yang lebih memadai bagi wisatawan.
Namun demikian, Rakhmadian tidak memungkiri apabila kebutuhan anggaran untuk proyek tersebut cukup besar. Hitungan yang dilakukan berdasarkan kajian, dana untuk proyek tersebut sebesar Rp 16 miliar.
Nilai yang cukup besar bila proyek tersebut menggunakan APBD Gunungkidul. Mengingat kemampuan daerah yang belum seberapa ini. Maka dari itu, pemerintah mengusulkan bantuan pendanaan ke Pemda DIY untuk dapat mengakses Dana Keistimewaan dalam realisasi pembangunan kawasan pantai tersebut.
“Sudah kami usulkan, kami masih menunggu kedepannnya bagaimana. Semoga ada kabar baik dan disetujui,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
