Connect with us

Pemerintahan

Bus-Truk Dilarang Lewat Tanjakan Bundelan, Dishub Minta Klaten Perkuat Rambu

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)- Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul meminta Dishub Klaten menambah rambu berukuran besar sebelum memasuki Tanjakan Bundelan di Kalurahan Jurangjero, Kapanewon Ngawen. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah bus dan truk masuk ke jalur yang memiliki tanjakan curam dan sejumlah tikungan.

Tanjakan Bundelan merupakan jalur penghubung Ngawen, Gunungkidul, dengan Cawas, Klaten, Jawa Tengah. Medan di lokasi tersebut dinilai cukup berisiko bagi kendaraan besar, terutama kendaraan yang membawa beban berat.

Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Gunungkidul, Patnawati, mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan dan asesmen terhadap kondisi jalan di Tanjakan Bundelan.

Dari hasil peninjauan, sejumlah fasilitas keselamatan jalan sebenarnya telah tersedia di lokasi. Di antaranya penerangan jalan dan guardrail.

Berita Lainnya  Bupati Sunaryanta Tak Akan Tutup Usaha Yang Belum Berizin, Ini Syaratnya

“Lampu sudah ada, guardrail sudah ada, lampu yang dari Dishub Klaten juga sudah ada,” kata Patnawati, Selasa (6/10/2026).

Meski demikian, menurut dia, masih diperlukan penguatan rambu peringatan terutama dari arah Klaten. Rambu berukuran besar dinilai perlu dipasang sebelum kendaraan memasuki jalur Bundelan.

“Kami minta Dishub Klaten menambah papan rambu berukuran besar sebelum kendaraan memasuki jalur Bundelan. Bus dan truk dilarang melintas dan dialihkan ke Tanjakan Sambeng supaya jelas,” ujarnya.

Patnawati menjelaskan kendaraan berat sebenarnya telah diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif melalui Tanjakan Sambeng. Namun, sebagian pengemudi masih memilih Bundelan karena jalurnya dinilai lebih dekat.

Persoalan muncul ketika jalur tersebut dilalui pengemudi yang belum memahami karakter medan. Tanjakan yang curam dan sejumlah tikungan dapat menyulitkan kendaraan besar, terlebih saat membawa muatan berat.

Berita Lainnya  Rayakan Besar-besaran HUT RI, Pemkab Gunungkidul Sebar Hadiah Puluhan Juta

“Sebagian pengemudi memilih Bundelan karena lebih dekat. Tapi kalau yang belum memahami medannya, ini yang menjadi persoalan,” jelasnya.

Kondisi tersebut juga masih ditemukan warga di sekitar Tanjakan Bundelan. Sunaryo, pedagang angkringan di lokasi, mengatakan truk masih cukup banyak melintas meski sudah ada imbauan agar kendaraan berat menggunakan jalur alternatif.

“Truk-truk masih banyak yang lewat sini. Tapi biasanya yang sudah biasa atau warga sekitar, terutama Jurangjero,” kata Sunaryo.

Dia menyebut pengemudi yang belum mengenal kondisi jalan sebaiknya memilih jalur Sambeng. Menurutnya, Tanjakan Bundelan cukup menyulitkan kendaraan yang membawa beban berat.

Sunaryo juga mengatakan kecelakaan kembali terjadi sekitar sepekan lalu. Kendaraan yang membawa banyak penumpang disebut tidak kuat melewati tanjakan.

Berita Lainnya  Hari Jadi Gunungkidul Berubah Jadi 4 Oktober

Dishub Gunungkidul kini terus melakukan imbauan dan edukasi kepada pengemudi kendaraan besar. Pengemudi diminta mematuhi rambu dan tidak memaksakan bus maupun truk melintasi Tanjakan Bundelan.

Penguatan rambu dari arah Klaten diharapkan membuat pengemudi mengetahui larangan tersebut sejak sebelum memasuki jalur Bundelan, sehingga kendaraan berat dapat langsung diarahkan menuju jalur alternatif Tanjakan Sambeng.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Berita Terpopuler