Uncategorized
Gunungkidul Targetkan Indeks Keamanan Siber Tembus 50 pada 2028
Wonosari, (pidjar.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menargetkan Indeks Keamanan Siber mencapai angka 50 pada 2028. Target tersebut dipasang sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan terhadap sistem digital pemerintah daerah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul Setiyo Hartato mengatakan tingkat kematangan keamanan siber Gunungkidul saat ini berdasarkan penilaian Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) berada pada kategori terkendali.
“Target Indeks Keamanan Siber diharapkan bisa mencapai angka 50 pada 2028. Saat ini, tingkat kematangan keamanan siber Gunungkidul berdasarkan penilaian BSSN berada pada kategori terkendali,” kata Setiyo, Sabtu (7/11/2026).
Setiyo mengatakan kondisi tersebut akan terus dijaga sekaligus ditingkatkan. Penguatan keamanan siber dinilai penting seiring semakin banyaknya sistem dan layanan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi digital.
Salah satu upaya yang dilakukan Diskominfo yakni membuka ruang pelaporan terhadap temuan kerentanan pada sistem digital Pemkab Gunungkidul. Menurut Setiyo, terdapat pihak yang melakukan pengujian keamanan atau penetration testing untuk mencari celah pada sistem.
Pihak yang menemukan kerentanan tersebut kemudian menyampaikan hasil temuannya kepada Pemkab Gunungkidul melalui surat elektronik.
“Dalam keamanan siber di Gunungkidul biasanya ada peretas atau hacker yang baik karena pelaku hanya sekadar melakukan proses-proses pen-test, kemudian lewat email memberitahu kami bahwa ada kerentanan dalam sistem digital Pemkab,” jelasnya.
Diskominfo Gunungkidul mengapresiasi laporan tersebut. Temuan dari pihak luar dinilai dapat membantu pemerintah daerah mengetahui celah yang perlu segera diperbaiki sebelum dimanfaatkan oleh pihak yang memiliki niat jahat.
“Nah, yang kayak gitu kami berikan apresiasi,” ujarnya.
Di sisi lain, Diskominfo juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap serangan siber yang berpotensi merugikan, termasuk pencurian data. Penanganan insiden dan kerentanan keamanan siber dilakukan melalui tim Computer Security Incident Response Team (CSIRT).
Tim tersebut bekerja secara kolaboratif dengan melibatkan sejumlah pihak. Selain unsur pemerintah daerah, penanganan juga dapat melibatkan Pemprov DIY hingga BSSN.
“Tim ini bergerak bareng-bareng, ada dari provinsi. Biasanya juga di dalamnya ada orang-orang BSSN juga,” kata Setiyo.
Pemkab Gunungkidul berharap penguatan sistem dan kolaborasi penanganan keamanan siber tersebut dapat menjaga tingkat kematangan keamanan siber yang saat ini sudah berada pada kategori terkendali sekaligus mendorong pencapaian target indeks 50 pada 2028.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized2 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
