Connect with us

Sosial

Ajak Masyarakat Bersholawat, Habib Syech Himbau Masyarakat Selektif Dalam Memilih Wakil Rakyat

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Mendekati pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2018 dan Pemilu 2019 mendatang, tentunya segala bentuk tindakan yang mengarah pada perpecahan begitu rawan terjadi. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak pemerintah daerah dengan menggandeng sejumlah tokoh. Tidak hanya TNI dan Polri yang berperan aktif dalam proses berjalannya pesta demokrasi. Masyarakat dan tokoh agama dari segala unsur tentunya juga dibutuhkan kiprahnya. Agar kondisi suatu daerah masih tergolong aman dan kondusif bahkan tidak ada unsur-unsur perpecahan.

Baru-baru ini TNI dan Polri telah sepakat bersinergi dalam melakukan pengamanan jalannya gelaran Pilkades serentak dan Pemilu 2019 mendatang. Sejumlah persiapan juga telah dilakukan. Pemetaan daerah rawan juga akan segera dilakukan untuk menentukan tindakan dan pembagian jumlah personil dalam melakukan pengamanan di desa yang akan menyelenggarakan Pilkades serentak. Terdapat 30 desa yang akan melaksanakan pilkades yang tersebar di 16 kecamatan di Gunungkidul. Pemetaan sendiri akan dibagi menjadi tiga zona yakni aman, rawan 1 dan rawan 2 yang dilihat dari berbagai aspek.

Berita Lainnya  Kasus Terus Melandai, Rumah Sakit Mulai Kurangi Bed Perawatan Covid19

“Mari kita ciptakan Pilkades serentak dan Pemilu 2019 yang aman, adil dan jujur. Sehingga daerah tetap terjaga tanpa ada perpecahan yang terjadi,” ucap Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, dalam acara Sholawat bersama dengan TNI Polri dan masyarakat umum di Alun-alun Wonosari.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, memiliki cara yang ampuh dalam menggandeng ribuan masyarakat Gunungkidul. Melalui Gunungkidul Sholawat bersama dengan Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf di alun-alun Wonosari, pesan-pesan terkait pilkades dan pemilu disampaikan kepada ribuan masyarakat yang memadati lokasi. Masyarakat dihimbau untuk lebih selektif dalam memilih pemimpin yang nantinya akan menjadi wakil rakyat.

“Hati nurani perlu digunakan untuk menentukan siapa pemimpin yang akan dipilih. Jangan sampai salah menentukan, nantinya justru akan merugikan masyarakat,” kata Habib Syech Bin Abdul Qadir.

Segala macam isu yang diterima juga harus diseleksi terlebih dahulu, mengecek kebenaran jauh lebih baik dibandingkan menerima suatu informasi dengan mentah. Pasalnya menjelang hingga sesudah gelaran pesta demokrasi ini sangatlah rawan. Bebagai isu provokasi tak jarang bermunculan untuk menjatuhkan satu sama lain.

Berita Lainnya  Disdikpora Liburkan Sekolah Hingga Akhir Maret

“Pada intinya ketakwaan kepada Allah harus ditingkatkan. Kita harus segala sesuatunya berasal dari Allah dan akan kembali kepadaNya,” imbuh dia.

Ribuan masyarkat dibuat terkesima dengan tausiyah yang disampaikan oleh Habib Syech. Puluhan bendera dari masing-masing organisasi keagamaan juga berkibar disemua sudut. Suara riuh yang menyanjung-nyanjung Habib juga terdengar dari semua penjuru. Pengamanan ketat dari pihak kepolisian, TNI dan organisasi masyarakat serta keagamaan juga dilakukan Para pejabat lingkup pemda hingga ketingkat bawah juga ikut hadir di acara ini. Bahkan tidak hanya dari Gunungkidul atau daerah DIY lain, dari jamaah dari Jawa Tengah juga ikut hadir dalam acara ini.

 

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler