fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Ajukan Anggaran 2,4 Miliar, Dinas Upayakan Pemilihan Lurah Tetap Berjalan di Tahun 2024

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Pemkab Gunungkidul berupaya tetap menyelenggarakan pemilihan lurah (pilur) serentak pada tahun 2024 mendatang. Hal itu menyusul adanya rencana penyelenggaraan Pilkada yang dilaksanakan lebih awal dari jadwal sebelumnya.

Kepala Bidang Bina Administrasi dan Aparatur Pemerintah Kalurahan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kriswantoro, mengatakan sedang mengupayakan agar pelaksanaan pilur serentak tahun 2024 di Gunungkidul tetap berjalan. Pihaknya juga sudah mengajukan anggaran untuk pelaksanaan pilur serentak tahun 2024 yang akan dilaksanakan di 30 Kalurahan di Gunungkidul.

“Jadi belum keputusan final, tapi karena ada informasi valid terkait rencana Pilkada yang diajukan maka kita siapkan anggarannya,” jelas Kepala Bidang Bina Administrasi dan Aparatur Pemerintah Kalurahan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kriswantoro.

Berita Lainnya  Nilai Merah Untuk Tim Khusus Bupati, Belum Ada Hasil Kinerja Sejak Dibentuk

Sebelumnya, wacana penundaan pilur tahun 2024 mencuat ketika adanya Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri No.100.3.5.5/244/SJ yang mana dijelaskan bahwa pilur yang dilaksanakan setelah 23 November 2024 maka penyelenggaraannya akan ditunda sampai dengan selesainya tahapan pemilu dan pilkada tahun 2024. Di Gunungkidul sendiri, disebutnya terdapat 30 lurah yang habis masa jabatannya pada bulan November 2024.

“Tapi kami mendapatkan informasi kalau pilkada maju di bulan September jadi kami berusaha mengkoordinasikan agar pilur tetap terselenggara di tahun 2024 setelah pilkada,” ucap dia.

“Nanti keputusannya setelah ada regulasi pilkada, benar di bulan September atau tidak. Jadi ini belum final,” sambungnya.

Disinggung mengenai pengajuan anggaran untuk Pilur 2024, Kiswantoro mengatakan jika pihaknya telah mengusulkan anggaran sebesar Rp 2,4 miliar untuk penyelenggaraan pemilihan 30 lurah di Bumi Handayani. Kendati demikian, saat ini pun juga masih menunggu kepastian dari pimpinan.

Berita Lainnya  Lengangnya Rumah Sakit Rujukan Covid Gunungkidul, Tinggal Belasan Pasien Positif Jalani Perawatan

Sementara itu, Ketua Paguyuban Lurah Semar Gunungkidul, Suhadi, mengatakan adanya isu penundaan pilur serentak pada 2024 mendatang sudah menjadi pemahasan dalam paguyuban. Bagi lurah yang masa jabatannya habis di tahun 2024, merasa kurang nyaman apabila dilakukan penundaan.

“teman-teman yang purna tahun 2024 jika penundaannya terlalu lama maka akan kehilangan momen,” ujarnya.

Dikatakannya, paguyuban lurah juga berupaya menyampaikan ke dinas terkait agar pilur tetap terlaksana tahun 2024 mendatang. Diharapkan pilur yang renacanan diselenggarakan di 30 kalurahan tersebut dapat terlaksana sesuai habisnya masa jabatan lurah terkait dan tidak dilakukan penundaan.

“kami diarahkan untuk langsung matur ke Bupati, intinya segera dibuat jadwal yang secara tata kala tidak merugikan teman-teman yang purna di tahun 2024,” pungkasnya.

Berita Lainnya  Seleksi Perangkat Desa Banaran Sepi Peminat, Windarto Jadi Dukuh Anyar Setelah Singkirkan Istrinya

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler