fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Pembangunan Jalan dan Permukiman Anyar Kian Masif, 5000 Hektare Lahan Pertanian di Gunungkidul Alih Fungsi

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menyebut lahan sawah baku di Gunungkidul terus menyusut. Dalam empat tahun terakhir lahan sawah baku di Gunungkidul mengalami penyusutan sekitar 5 ribu hektar.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi, mengatakan dari pendataan yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) diketahui dalam kurun waktu 2019 hingga bulan Agustus 2023 lahan sawah baku di Gunungkidul menyusut seluas 5 ribu hektare. Adanya penyusutan tersebut menurutnya karena banyaknya alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman ataupun pembangunan jalan.

“Itu data dari BPN yang melakukan survei bulan Agustus kemarin didapati informasi sekian,” jelas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi, Senin (16/10/2023).

Berita Lainnya  Dana Desa Naik 21 Miliar Tahun Depan, 2 Desa Tertinggal di Rongkop dan Nglipar Ini Dapat Prioritas Kenaikan Anggaran

Mulai maraknya alih fungsi lahan tersebut menjadi pekerjaan tersendiri bagi pihaknya, menurutnya diperlukan menumbuhkan minat masyarakat dalam bertani. Salah satu langkah yang pihaknya lakukan ialah menjadikan 144 petani andalan sebagai penyuluh pertanian swadaya. Diharapkan melalui penyuluh pertanian swadaya mampu menginformasikan secara utuh kepada masyarakat tentang pembangunan pertanian.

“Penyuluh ini diharapkan tidak hanya tumbuh di Kalurahan tapi juga sampai tingkat padukuhan,” ungkapnya.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, menambahkan adanya pergeseran perilaku masyarakat seiring kemajuan zaman dan teknologi juga mempengaruhi minat bertani masyarakat. Menurutnya, ketika tidak ada penguatan di sektor pertanian maka tidak menutup kemungkinan masyarakat sudah tidak mau bekerja di sektor pertanian.

“Terjadi suatu pergeseran dan lahannya pun terjadi penyusutan karena alih fungsi lahan, maka bagaimana caranya di lahan yang sempit supaya produktif,” ucap Sunaryanta.

Berita Lainnya  Jelang Pelaksanaan Pilkada 2020, Pemerintah Kembali Tegaskan Abdi Negara Harus Netral

Menurutnya, penyusutan area pertanian di Gunungkidul sudah mencapai sekitar 10 ribu hektare. Selain itu disebutnya saat ini Gunungkidul sudah mulai dilirik investor untuk menanamkan modalnya. Dikatakannya, sekitar 2 ribu hektare tanah di Gunungkidul sudah berpindah tangan ke investor.

“Pertahankan pertanian, kalau dibiarkan kedepannya anak cucu kita akan menikmati kesuksesan orang lain,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler