Sosial
Ancaman Serius Penyakit DBD di Tengah Krisis Stok Darah di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul meminta masyarakat tetap mewaspadai adanya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang saat ini juga terjadi di tengah pendemi corona. Dalam 3 bulan terakhir ini, telah terjadi lebih dari 600 kasus dengan 4 orang meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty memaparkan, berdasarkan data per 7 April 2020, tercatat telah terjadi 635 kasus DBD di Gunungkidul. Adapun dari jumlah kasus tersebut, ada 4 orang diantaranya yang meninggal dunia.
“Ini masih musim hujan. Masyarakat disamping pencegahan Corona harus terap melaksanakan (Pemberantasan Sarang Nyamuk) PSN dengan 3 M plus,” ucap Dewi, Kamis (09/04/2020).
Menurut Dewi, langkah antisipasi ini perlu dilakukan mengingat banyak masyarakat yang berdiam diri di rumah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Akan tetapi, jika tidak memperhatikan lingkungan, nantinya justru akan menyebabkan muncul penyakit lain yakni DBD.
Permasalahan DBD akan semakin kompleks ketika pasien membutuhkan tranfusi darah. Sedangkan saat ini, stok darah di Gunungkidul sendiri saat ini terus menipis lantaran tersendatnya program donor darah.

“Sebenarnya ketika belum terlambat tidak butuh tranfusi darah. Untuk itu upaya antisipasi paling awal adalan PSN tadi,” kata dia.
Sementara itu, Ketua PMI Gunungkidul Iswandoyo mengatakan, permintaan darah saat ini terus mengalami kenaikan. Menurutnya, kenaikan permintaan ini terjadi karena adanya kasus DBD di Gunungkidul.
“Ada peningkatan permintaan darah karena saat ini juga peningkatan pasien DBD di Gunungkidul. Peningkatan sekitar 25 persen,” kata Iswandoyo.
Diakuinya, saat ini pendonor darah sejak pandemi corona terjadi memang mengalami penurunan signifikan. Setiap hari, hanya 3 sampai 4 orang saja yang melakukan donor darah. Padahal, pada hari normal, jumlah pendonor mencapai 15 sampai 20 orang per hari. Pihaknya terus berusaha melakukan pencarian darah dengan bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk dengan desa dan instansi.
“Untuk stok darah saat ini hanya tersedia dua golongan, yakni golongan darah O sebanyak 25 kantong, dan AB 10 kantong,” beber mantan Camat Wonosari ini.
Selain itu, lanjut dia, PMI melakukan edukasi kepada masyarakat jika donor darah itu aman meski dalam pandemi corona seperti yang saat ini terjadi. Sebelum berdonor, pihaknya mewajibkan pendonor untuk mencuci tangan. Selain itu juga mengisi formulir tentang riwayat kesehatan dan perjalanan.
“Untuk yang baru dari luar negeri maka donor darah minimal 3 bulan setelah kedatangan, untuk luar daerah minimal 1 bulan,” sambung dia.
Prihatin dengan kondisi menipisnya stok darah di Gunungkidul, Kodim 0730/Gunungkidul pada sejak Rabu (08/04/2020) kemarin menggelar kegiatan sosial donor darah. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan darah.
Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Noppy Laksana Armiyanto mengatakan jajarannya ikut andil dalam upaya penanganan kondisi yang sekarang ini terjadi. Beberapa waktu lalu, pihaknya ikut dalam sejumlah kegiatan kemudian mendapati laporan adanya kekurangan darah di PMI. Atas pertimbangan ini, pihaknya kemudian menggambil langkah bakti sosial.
“Diadakan 2 hari ini, semua personil harapan kami bisa mendonorkan darah mereka, tapi itu juga tergantung dengan kondisi tubuh masing-asing,” kata Dandim.

Adapun pada hari pertama, ada 49 kantong dsrah yang berhasil didonorkan oleh para personil di lingkup Mako Kodim dan anggota Koramil. Pihaknya berharap, hasil donor darah dari anggota TNI ini bisa sedikitnya membantu PMI untuk menambah stok. Hal ini sangat penting lantaran dalam situasi darurat, setetes darah bahkan bisa menyelamatkan nyawa. Sebagai aparat, pihaknya ikut dalam menjaga kondisi daerah sejumlah perkembangan di wilayah pun pihaknya juga terus memantau.
“Kita dukung garda terdepan dalam penanganan covid 19 ini,”tambahnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized6 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
