Pendidikan
Mewah dan Nyamannya Perpustakaan SMA N 1 Wonosari, Perpustakaan Sekolah Dengan Label Terbaik Nasional
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Keberadaan perpustakaan di suatu lembaga pendidikan menjadi hal wajib. Perpustakaan sangat penting agar peserta didik terdorong meningkatkan minat baca dan wawasan mereka. Sebagaimana diketahui, buku adalah jembatan ilmu.
Sadar jika perpustakaan sangatlah dibutuhkan dan harus mengikuti perkembangan jaman yang ada, SMA Negeri 1 Gunungkidul terus melakukan pembenahan dan melengkapi fasilitas yang ada di perpustakaan mereka. Sebenarnya, perpustakaan di sekolah ini sudah berdiri megah dibandingkan dengan sekolah-sekolah lainnya dengan bangunan yang kokoh nan apik dan tentu saja fasilitas yang lengkap.
Bidang Kesiswaan SMA Negeri 1 Wonosari, Agus Sarjono mengatakan, perpustakaan di salah satu sekolah terfavorit di Gunungkidul ini masih terus dilakukan pembenahan dan penambahan fasilitas. Hal ini dilatar belakangi lantaran pihak sekolah sangat menyadari jika sebuah perpustakaan harus mampu mengimbangi perkembangan jaman dan teknologi. Sasarannya sendiri jelas, yaitu semakin menarik minat kunjungan siswa dan membuat betah atau nyaman.
“Ada beberapa ruangan yang memang menjadi pusat kegiatan siswa. Kita desain sedemikian rupa agar siswa betah dan nyaman,” terang Agus Sarjono, Kamis (25/07/2019).
Perpustakaan di sekolah ini terdapat 2 bagian yakni perpustakaan inti dan perpustakaan pembantu. Perpustakaan inti berada di lantai dua, dengan kondisi yang super nyaman dan cukup luas, sehingga pengunjung (siswa) dapat melakukan segala aktifitas yang dikehendaki. Terdapat beberapa bagian ruangan yang dihiasi dengan ornamen-ornamen unik, khas Gunungkidul bahkan hasil karya peserta didik.
Di depan ruangan perpustakaan sendiri terdapat beberapa meja dan kursi warna warni yang dapat dimanfaatkan siswa untuk membaca atau mengerjakan tugas jika ingin berada di luar ruangan. Ruangan ini dilengkapi dengan layar televisi dan beberapa fasilitas penunjang lainnya. Kemudian masuk ke ruangan terdapat 3 bagian yang menjadi ruang inti yakni untuk memutar visual, ruang bacaan dilengkapi dengan koleksi buku yang terus diupdate, dan satu ruangan referensi yang dapat dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar.
“Kami lengkapi dengan wifi, AC, televisi serta beberapa fasilitas lainnya. Agar lebih betah cat ruangan kami buat warna warni jadi terkesan sejuk dan indah,” imbuh dia.

Dengan kondisi demikian, saat ini perpustakaan yang ada telah mampu mendorong siswa di SMA N 1 Wonosari tergugah keinginannya untuk lebih lama berada di perpustakaan. Terlebih juga untuk menumbuhkan semangat minat baca peserta didik. Di era sekarang ini, membaca sangatlah penting bagi pelajar untuk menambah wawasan lebih luas.
“Ya meski belum lah maksimal tapi kami yakin perlahan siswa kami mulai mengerti pentingnya membaca. Sesering mungkin kami lakukan inovasi agar mereka paham bagaimana pentingnya membaca,” tambah Agus.
Sementara itu, Kepala Perpustakaan SMA Negeri 1 Wonosari, Iah Suniah mengungkapkan, dengan geliat pembangunan dan kelengkapan fasilitas yang dimiliki Perpustakaan sekolah ini sudah mampu mendorong siswa dalam berkunjung ke perpustakaan. Dengan pembangunan yang masif dari sekolah, pada tahun 2018 lalu bahkan sekolah ini menjadi juara Nasional dengan inovasi perpustakaan terbaik di Indonesia.
“Predikat itu sampai sekarang masih dipegang. Kami memang unggul dengan inovasi yang dimiliki, selain bangunan juga beberapa terobosan lainnya,” kata Iah Suniah, didampingi Woro Suryaningsih, pustakawan setempat.
Di perpustakaan ini terdapat sebuah pojok ruangan yang dimanfaatkan sebagar Geopark Corner. Di mana di lokasi ini terdapat beragam batuan purbakala yang dimiliki dan menjadi identitas Gunungkidul. Beberapa siswa pun bahkan terdorong untuk melakukan penelitian untuk mengenal lebih dalam batuan-batuan yang ada.
Sementara di perpustakaan pembantu sendiri juga terdapat beragam koleksi buku yang dikhususkan sebagai bahan pembelajaran. Design ruangan pun tak kalah menarik. Terdapat meja kursi hingga hiasan warna warni di lengkapi dengan media elektronik yang modern pula.
“Untuk inovasi dan memberikan kenyamanan itu terus kami lakukan dengan berbagai cara. Harapannya memang agar lulusan kami melek wawasan dan memberikan pengaruh baik bagi nasyarakat akan pentingnya membaca,” tutup dia.
-
Uncategorized21 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan3 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
