fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Anggaran Direfocusing, Belasan KK Batal Ikuti Program Transmigrasi

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Belasan Kepala Keluarga (KK) di Gunungkidul yang tercatat dalam program transmigrasi tahun 2020 batal diberangkatkan. Hal ini sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat, dimana tidak ada program pemberangkatan transmigran pantaran anggaran yang direfocusing.

Kepala Bidang Transmigrasi, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul, Wahid Supriyadi mengatakan, jika sesuai rencana awal para transmigran ini harusnya diberangkatkan akhir tahun ini. Namun kemudian, adanya pandemi covid-19 dan refocusing anggaran sehingga tidak jadi diberangkatkan.

“Ada 15 KK yang seharusnya ikut program ini tapi kemudian batal diberangkatkan,” papar Wahid.

Selama ini, antusias warga Gunungkidul ikut transmigrasi cukup baik. Dari jumlah kuota 15 keluarga, ada 48 keluarga yang mendaftar. Sehingga harus dilakukan seleksi. Mereka harus memenuhi sejumlah kriteria yang ada.

“Mereka dapat 5 juta pesangon. Sebelum pemberangkatan juga hmada pelatihan agar mereka memiliki keahlian dan kemampuan di daerah baru yang mereka tinggali,” tambahnya.

Mereka di sana akan mendapatkan lahan diberikan dua hektar. Satu hektare diberikan di tahun pertama dan sisanya diberikan di tahun kedua tinggal di lokasi transmigran. Para transmigran ini ada kontrak sekitar 10 tahun untuk mengelola lahan di sana.

“Paling banyak yang diminati sekitar Kalimantan dan Sulawesi. Kalau daerah lain ada peminatnya tapi ndak banyak,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Gunungkidul, Purnamajaya mengungkapkan, pandemi korona tidak hanya berpengaruh terhadap program transmigrasi, namun juga pada sejumlah sektor.yang juga ikut terdampak.

“Untuk transmigrasi memang belum terlaksana tahun ini,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler