fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Anggaran Ratusan Miliar Untuk Atasi Permasalahan Air Keruh di Gunungkidul

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari, (pidjar.com)–Masih sering dijumpainya air keruh pada layanan PDAM Gunungkidul masih terus menjadi persoalan yang banyak dikeluhkan masyarakat. Khususnya saat musim penghujan, belasan ribu pelanggan layanan PDAM dari sumber Seropan hanya bisa pasrah ketika air yang akan digunakannya berwarna keruh.

Namun hal ini dimungkinkan tak akan terjadi pada waktu-waktu mendatang. PDAM Tirta Handayani akan membangun peralatan untuk mengatasi permasalahan ini.

Direktur PDAM Tirta Handayani Gunungkidul, Toto Sugiharta, menyampaikan, pihaknya berencana membangun Instalasi Pengelolaan Air (IPA) di Sumber Seropan untuk mengatasi masalah air keruh yang sering dikeluhkan oleh masyarakat. Ia tak menampik jika permasalahan air keruh sendiri memang masih terus terjadi, terutama di wilayah layanan yang bersumber dari Seropan.

Berita Lainnya  Vaksin Miningitis Jadi Syarat Baru Berangkat Haji

“Masalah ini memang akan meningkat saat musim hujan, dari 16.800 pelanggan sebanyak 11.500 terdampak masalah ini. Kita coba urai masalah ini dengan membuat Instalasi Pengelolaan Air (IPA). Detail Enginering Desain (DED), RAB sudah kita ajukan di Ciptakarya Kementrian PUPR. Sembari menunggu dana, kita siapkan lahan yang akan digunakan,” jelasnya, Sabtu (11/06/2022).

Ia menambahkan, rencananya pembangunan IPA di sumber Seropan akan menambah kapasitas debit air sebanyak 200 liter per detik. Pembangunannya pun akan dilakukan dalam dua tahap. Yang mana pada tahap pertama akan menambah 100 liter per detik terlebih dahulu.

“Harapannya jika nanti ini terbangun masalah air keruh bisa segera diatasi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Irawan Jatmiko, menambahkan, untuk tahap awal ini, pihaknya akan melakukan pembangunan dinding penahanan dan perataan lahan serta pembuatan akses jalan. Lahan IPA Seropan sendiri akan memakan anggaran sebanyak Rp. 626 juta. Selain itu, dalam usulan pembangunan IPA tahap pertama ke Kementerian PUPR sendiri membutuhkan anggaran sebanyak Rp. 52 miliar. Sedangkan untuk pembangunan tahap keduanya akan membutuhkan anggaran sebesar Rp. 132 miliar.

Berita Lainnya  Dinilai Efektif Tekan Kasus Positif Covid19, PPKM Kembali Diperpanjang

“Pengusulan ini sudah kita sampaikan, semoga segera terealisasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menyampaikan dengan adanya pembangunan IPA di Seropan diharapkan dapat menuntaskan permasalahan air keruh di wilayah layanan PDAM. Dari data yang ia terima, sumber Seropan memiliki cakupan wilayah layanan sebanyak 7 Kapanewon dengan jumlah Sambungan Rumah sebanyak 16.857.

“Koordinasi kita harapkan terus dilakukan dengan pihak pihak terkait. Sehingga semua bisa berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan tentunya untuk kemakmuran masyarakat,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler