Connect with us

Sosial

Susahnya Menumbuhkan Rasa Cinta Kaum Muda Kepada Dunia Pertanian

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Salah satu yang menjadi kendala dalam pengembangan pertanian di Gunungkidul saat ini adalah regenerasi. Banyak diantara kaum muda yang enggan untuk mengandalkan dunia bercocok tanam sebagai sarana untuk mencari nafkahnya. Untuk itu, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul terus mendorong pemuda untuk bertani. Saat ini DPP Gunungkidul menggandeng SMA N 2 Playen membentuk komunitas generasi cinta pertanian.

“Anggotanya saat ini sekitar 20 sampai 50 pelajar, mereka kami ajak belajar panen hasil pertanian,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Senin (09/09/2019).

Dengan demikian, dikatakan Bambang, diharapkan nantinya bisa memunculkan minat anak muda agar menjadi petani. Menurutnya, ada beberapa hal yang menyebabkan kurangnya minat kaum muda dalam memasuki dunia pertanian. Salah satu faktor yang mempengaruhi ialah rendahnya penghasilan dan lamanya menunggu waktu panen.

Berita Lainnya  Penerima Bantuan PKH Yang Meninggal Dunia Bisa Diahliwariskan, Begini Prosesnya

“Sebetulnya saat ini teknologi pertanian terus berkembang, kami telah memberikan alat mesin pertanian (alsintan) guna efisiensi pengolahan lahan pasca panen. Kalau alatnya tradisional nanti mereka tambah tidak tertarik,” tambahnya.

Saat ini, setiap kelompok tani mempunyai usaha pelayanan jasa alat mesin apabila sudah menerima alsintan. Tujuan dibentuknya usaha pelayanan jasa alat mesin sendiri guna nantinya bisa melibatkan anak muda menjadi mekanik atau operator.

“Misalnya alat pemipil jagung saat panen. Bekerja sebagai petani sudah pasti kotor jika dibandingkan menjadi pelayan toko yang tidak harus berpanas-panasan dan kotor terkena tanah,” kata dia.

Selain itu, di tengah boomingnya pariwisata di Bumi Handayani turut mempengaruhi pemuda untuk terjun menjadi pemandu wisata. Hal tersebut sangat praktis apabila dibandingkan dengan bertani yang mana untuk mendapatkan pendapatan harus menunggu hasil panen.

Berita Lainnya  Pembangunan DAM Parit, Asa Para Petani Untuk Bisa Panen 3 Kali Setahun

“Kalau jadi pemandu wisata kan langsung bayaran lain halnya jika menjadi petani,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Program DPP Gunungkidul Budiyono mengatakan, jumlah kelompok tani di Kabupaten Gunungkidul saat ini berjumlah 3.150 kelompok. Jumlah tersebut dibagi menjadi empat kelompok yakni pemula, lanjut, madya dan utama.

“Kelompok tani pemula baru tumbuh selama dua tahun, setiap kategori berdasarkan penilaian terkait dengan manajemen, teknis, dan administrasi. Nilainya untuk pemula dari 0-250, lanjut 251-500, madya 501-750, dan utama 751-100,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler