fbpx
Connect with us

Sosial

Antusiasnya Crosser Asal Perancis Ini Lahap Trek Menantang di Ajang Trabas Gunung Sewu Expedition

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Gelaran Trail Trabas Gunung Sewu Expedition yang diselenggarakan Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul berlangsung sukses. Kegiatan yang bertujuan untuk mengenalkan pariwisata itu diikuti oleh ribuan crosser dari penjuru wilayah. Tak hanya warga lokal, event ini rupanya juga menarik perhatian warga asing. Terpantau seorang crosser asal Perancis mengikuti helatan yang digelar sebagai rangkaian peringatan HUT RI Pemkab Gunungkidul tersebut.

Adalah Medju, yang merupakan warga negara Perancis yang nampak sangat menikmati petualangannya di bumi handayani. Dengan lahap ia melalui sejumlah hambatan trek alami yang disediakan panitia.

Kepada pidjar.com, Medju mengaku tidak rugi mengikuti ajang yang diselenggarakan di jalur sepanjang Playen hingga Kecamatan Panggang ini. Ia menyebut trek yang disediakan sangat menantang dan sangat khas.

"Bagus acara trail ini beberapa jalan tadi juga menantang untuk dilewati. Sempat sekali terjatuh juga tadi, tetapi tidak masalah," ujarnya, Minggu (26/08/2018) siang.

Ia menambahkan, dengan trek alami ini dirinya jadi lebih mengenal lokasi-lokasi wisata yang ada. Sehingga menurutnya, kegiatan ini akan lebih baik dijadikan agenda rutin tahunan.

Berita Lainnya  Lima Hari Sebelum Sekeluarga Tewas dalam Peristiwa Kebakaran, Salah Satu Korban Posting Tentang Tali Terbakar Api di Instagram

"Treknya sangat unik, alami karena melewati sungai dan gunung sangat tinggi," kata pria yang sudah beberapa waktu terakhir menetap di Jogja itu.

Sementara peserta lainnya yang berasal dari Gunungkidul, Purnamaningrum mengharapkan event semacam ini dapat diadakan secara rutin. Ia sangat antusias karena selain dapat mengembangkan bakatnya ia juga sangat menikmati pemandangan alam di trek yang disediakan. Ia Purnamaningrum meyakini, apabila trabas ini digelar secara rutin, maka akan banyak menarik perhatian wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

"Senang dengan kegiatan semacam ini dapat mendukung hobby juga. Banyak ketemu teman-teman, jalan yang dilalui juga menantang. Tentu sesuai harapan Ibu Bupati juga agar dapat menarik wisatawan, dan meningkatkan pendapatan masyarakat atau pelaku wisata," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinpar Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, dengan kegiatan ini diharapkan dapat mengenalkan destinasi yang belum begitu dikenal, menjadi lebih dikenal masyarakat luas. Bahkan promosi ini diharapkan mampu membuka serta menarik wisatawan luar untuk datang ke Gunungkidul.

"Harapannya semakin di kenal berbagai kawasan wisata yang ada di Gunungkidul, Tidak hanya lokal tetapi dunia lebih luas juga mengenal. Ini juga diikuti dari berbagai daerah, bahkan peserta dari luar juga. Harapannya dengan begitu mereka mengenalkan atau menginfokan ke yang lain," kata Asti.

Berita Lainnya  Pencarian Korban Laka Laut Baron Tak Membuahkan Hasil, Ini Hasil Penerawangan Abdi Dalem Kraton

Ia menjelaskan beberapa objek yang dilalui diantaranya Sri Gethuk dan Goa Rancang, di Desa Bleberan, Kecamatan Playen serta obyek wisata Watu Payung di Desa Girisuko, Kecamatan Panggang. Asti berharap ke depan objek-objek wisata yang lain juga dapat dibuat event besar.

Hal senada juga diungkapkan Bupati Gunungkidul, Badingah juga mengharapkan dengan kegiatan ini dapat mengembangkan pariwisata agar dapat dikenal lebih luas lagi. Badingah juga mengharapkan dengan event besar dapat meningkatkan lama tinggal wisatawan.

"Selain upaya mengembangkan pariwisata. Ini juga memberi kesempatan kepada pecinta trail baik dari Gunungkidul maupun luar Gunungkidul. Bahwa Gunungkidul mumpuni layak digunakan dan dapat meningkatkan keahlian pecinta trail," ujarnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler