Peristiwa
Terpasang Dobel di Satu Titik, Rambu Petunjuk Jalan Dinilai Membingungkan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rambu Pendahulu Petunjuk Jalan (RPPJ) di sejumlah kawasan Gunungkidul diketahui banyak yang terpasang dobel di satu titik. Bahkan rambu tersebut memiliki informasi yang sama. Hal ini mendapat kritikan dari salah satu wakil rakyat yang duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul.
Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul Ery Agustin S. Menurutnya ada beberapa kawasan yang dalam satu titik terpasang RPPJ dobel antara 2 sampai dengan 3 rambu-rambu. Sebagai contohnya, di depan Pasar Paliyan terdapat 3 RPPJ yang terpasang. Tentunya hal semacam itu tidak efektif dan justru dapat membingungkan pengguna jalan.
“Pemasangan RPPJ dobel tidak di satu lokasi itu saja. Tapi ada beberapa di jalan lain, bisa dicek dan dilihat,” kata Ery Agustin.
Misalnya saja di perempatan Selang, Wonosari juga ada tiga rambu penunjuk arah yang terpasang secara berdekatan. Kemudian di sekitar jalan nasional seperti di Siyono dan lainnya.
Ia menilai hal itu terjadi karena kurangnya koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah. Pemasangan tersebut ada dari beberapa instansi dan bahkan ada yang merupakan bantuan dari pihak ketiga. Dirinya meminta petugas melakukan penertiban sehingga di satu lokasi hanya terpasang satu penunjuk arah. Sedangkan sisanya bisa dipasang di lokasi-lokasi yang belum ada RPPJ.

“Biar ada pemerataan dan tidak terkesan semrawut. Nantinya temuan ini akan kami masukan dalam fungsi pengawasan DPRD di triwulan pertama 2021 untuk jadi catatan bupati,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Wahyu Nugroho saat dikonfirmasi tidak menampik adanya pemasangan RPPJ dobel di satu titik. Hanya saja, lokasi pemasangan berada di jalan nasional seingga tidak memiliki kewenagan untuk penertiban.
“Sudah sering kami mendapatkan keluhan dan kami tindak lanjuti dengan melapor ke Balai Pengelola Transportasi Darat 10 Jateng-DIY,” ucap Wahyu.
Menurutnya belum lama ini juga dilakukan pengusulan untuk penertiban. Hanya saja sampai dengan sekarang belum ada tindak lanjut dari pihak terkait. Disinggung mengenai pemasangan RPPJ, Wahyu mengakui di dinas perhubungan ada program. Hanya saja, pemasangan tidak dilakukan setiap tahun.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
