fbpx
Connect with us

Peristiwa

As Roda Patah, Truk Pengangkut Pasir Aspal Tergelincir di Tanjakan Ndorubuh

Published

on

Ponjong,(Pidjar.com)–Sebuah truk dum pengangkut pasir aspal yang hendak setor ke desa Sawahan terjuling melintang di Jalan Ponjong-Sawahan, tepatnya di tanjakan Ndorubuh, Desa Sumbergiri, Kecamatan Ponjong, Jumat (07/09/2018) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun material pasir aspal yang diangkut berceceran di sepanjang jalan.

Kapolsek Ponjong Kompol Mugiman, melalui Panit Lantas setempat Iptu Edi Ganefiono menjelaskan peristiwa itu berawal dari truk nopol AB 8714 OE, yang dikemudikan Agus Effendi warga Gamping, Sleman melaju dari arah Sumbergiri menuju Sawahan. Saat melintas di tanjakan yang cukup tinggi tiba-tiba as truk tersebut patah, sehingga membuat pengemudi hilang kendali.

Apesnya, karena berada ditanjakan truk pengangkut pasir aspal itu terus berjalan mundur. Segala upaya untuk mengendalikan truk tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya mobil terperosok dan melintang di separuh badan jalan. Tak sampai disitu, mobil yang telah tergelincir itu juga sempat terseret kebawah dengan jarak kurang lebih 5 meter.

Berita Lainnya  Counter HP Dibobol, Pencuri Gasak Ratusan Voucher Data dan Handphone

“Sempat terseret terus terhenti. Kejadian sekitar pukul 13.00 WIB selepas sholat Jumat,” kata Iptu Edi Ganefiono saat dihubungi.

Beruntung meski benturan dibagian kanan cukup keras namun sopir truk tidak mengalami luka-luka yang begitu parah. Sempat mengalami shock ringan setelah kejadian namun segera dapat dikondisikan oleh warga yang mengetahui kejadian itu. Sejumlah warga dan anggota Polsek Ponjong kemudian berupaya melakukan proses evakuasi dengan alat seadanya.

“Tadi anggota dan warga langsung melakukan evakuasi. Alat seadanya dan ada truk yang melintas juga membantu evakuasi,” imbuh dia.

Atas kejadian ini, Edi menghimbau pada masyarakat agar lebih berhati-hati. Terlebih yang membawa beban berat dan melintas dimedan yang tidak mudah. Mengecek kondisi mesin juga sangat dibutuhkan, lengah sedikit saja tentunya berakibat fatal.

Berita Lainnya  Menginap Semalam di Hutan Bunder, Sejoli Peninggal Motor Mengaku Panik Dibuntuti Truk

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler