Connect with us

Sosial

Baru Dilantik, Pengurus PTMSI Gunungkidul Langsung Usung Target Tinggi

Diterbitkan

pada

Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Olahraga tenis meja di Gunungkidul mulai berbenah. Meski hingga saat ini masih belum dikenal khalayak secara luas, namun sederet prestasi mentereng sudah dipersembahkan oleh para atlet tenis meja baik di tingkat daerah, regional, maupun nasional. Sebuah prestasi yang sangat baik sebenarnya apabila dibandingkan dengan kendala serta hambatan yang harus dihadapi oleh para atlet maupun pegiat olahraga ini.

Melihat potensi yang besar ini, target tinggi langsung diusung oleh para pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Gunungkidul yang baru saja dilantik beberapa waktu silam. Tak hanya sekedar meramaikan, belasan pengurus anyar PTMSI Gunungkidul bertekad untuk tak hanya sekedar berpartisipasi saja, akan tetapi bagaimana caranya nanti tenis meja Gunungkidul bisa menghasilkan atlet-atlet berlevel nasional hingga internasional.

Ketua Umum PTMSI Gunungkidul, Slamet S.Pd, MM memaparkan, untuk mewujudkan target ini, pihaknya memang tak main-main dalam melakukan perekrutan pengurus. Sejumlah orang muda yang benar-benar fresh dan memiliki integritas direkrut dan dipilih sebagai pengurus. Dihaparkan dengan adapanya perpaduan pengalaman dari para pengurus senior serta junior ini, tenis meja yang selama ini tidak terlalu dikenal bisa semakin memasyarakat.

Berita Lainnya  Serangan Jutaan Ubur-ubur di Pantai Selatan, Petugas SAR Kubur Yang Terdampar di Daratan

“Kalau sudah populer di masyarakat, kita tidak akan kesulitan mencari atlet-atlet potensial. Saat ini lebih dari separuh pengurus yang ada memang merupakan generasi muda dan pegiat olahraga tenis meja,” beber Slamet, Senin (13/08/2018) siang.

Sebagai target awal dalam rapat kerja pengurus yang langsung digelar usai pelantikan, pihaknya langsung berupaya untuk menggaet Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul dalam ikut mengembangkan olahraga tenis meja. Slamet berharap agar dengan kerjasama ini, nantinya di setiap sekolah bisa tersedia papan lapangan tenis meja dengan peralatannya. Hal ini sangat krusial dalam memasyarakatkan sekaligus melakukan pembibitan olahraga tenis meja.

“Tidak usah sekaligus, bisa skala prioritas saja dan bertahap. Tap harapan kami nantinya setiap sekolah bisa mempunyai lapangan tenis meja,” tandasnya.

Berita Lainnya  Belum Mendapat Layanan Pendidik di Sekolah jadi Tantangan Bagi Penghayat Kepercayaan di Gunungkidul

Gunungkidul sendiri memiliki potensi yang sangat besar. Pihaknya memiliki atlet-atlet junior yang bahkan menjadi juara di tingkat provinsi. Ada pula atlet Gunungkidul yang saat ini masuk seleksi untuk penjaringan event internasional. Sederet prestasi ini disebutkan Slamet menjadi bukti bahwa atlet Gunungkidul bisa berprestasi. Dengan perhatian penuh, maka ia yakin tidak lama lagi, tenis meja bisa menjadi gantungan prestasi dan mengharumkan nama daerah.

Yang tak kalah penting dan menjadi prioritas juga adalah masalah pembinaan. Saat ini di Gunungkidul keberadaan club tenis meja masih belum merata. Tidak semua kecamatan memiliki klub yang berlatih secara rutin. Ketiadaan fasilitas tempat latihan disebutkan Slamet menjadi penyebab mengapa hal ini terjadi. Ke depan, ia akan berkomunikasi dengan pemerintah agar bisa diizinkan meminjam gedung-gedung pemerintah yang tidak terpakai untuk dijadikan tempat latihan.

“Sampai saat ini kita tidak punya tempat latihan yang tetap,” imbuh dia.

Sementara itu, Ketua Pengda PTMSI DIY, Bagyo Rahmadi menambahkan, ia percaya bahwa atlet Gunungkidul memiliki peluang tinggi untuk berprestasi. Sejauh yang ia lihat, setiap atlet di Gunungkidul memiliki kerja keras serta ulet ketika bermain. Melawan atlet Gunungkidul selalu tidak mudah bagi atlet dari daerah lainnya yang memiliki keunggulan skill.

Berita Lainnya  Serangan Anjing Liar Terjadi di Piyaman, Satu Kambing Luka Parah di Bagian Perut

“Dengan adanya etos semacam ini, kalau ditambah dengan skill yang mumpuni, atlet Gunungkidul bisa sangat berbahaya. Kita akan dorong kompetisi untuk lebih ditingkatkan guna meningkatkan kemampuan serta iklim kompetisi dari para atlet tersebut,” tutur dia.

Ia meminta kepada para pengurus di Gunungkidul agar serius dalam bekerja mengembangkan olahraga tenis meja di Gunungkidul. Pembinaan utamanya difokuskan kepada kadet yunior dan pemula.

Namun demikian, ia tak memungkiri bahwa untuk bisa meraih prestasi, tidak hanya tanggung jawab dari para pengurus maupun pelatih saja. Peran orang tua sangat besar dalam ikut mengembangkan kemampuan atlet.

“Kalau bisa ya sekolah pinter, tenis meja juara,” ucapnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata6 hari yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler