Connect with us

Politik

Belum Masuk Tahapan Kampanye, Baliho dan Spanduk Sudah Menjamur Dimana-mana

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul tengah mengkaji potensi pelanggaran yang dilakukan oleh bakal calon anggota legislatif di Gunungkidul. Pasalnya saat banyak ditemukan spanduk ataupun baliho yang bermuatan kampanye.

Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Gunungkidul, Is Sumarsono, mengakui jika saat ini sudah banyak bertebaran spanduk ataupun baliho yang bermuatan konten kampanye di pinggir jalan-jalan. Menurutnya, dari timeline tahapan kampanye seharusnya saat ini masih dalam proses perbaikan administrasi dan belum masuk dalam tahapan kampanye.

“Memang itu sekarang bertebaran dimana-mana, dalam menyikapi itu menjadi kajian dulu sejauh mana unsur pelanggaran itu ada. Kalau kita kan lebih pada aturan regulasi yang mengikat misal PKPU atau Perda yang mengatur reklame,” terang Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Gunungkidul, Is Sumarsono.

Berita Lainnya  Tunggu Juknis, Rekruitmen PPK dan PPS Molor

Menurutnya, jika hal semacam ini dibiarkan dapat menjadi sebuah masalah. Selain karena menimbulkan sampah visual, juga semakin massifnya pemasangan baliho dan spanduk bermuatan kampanye. Tak jarang, baliho bakal calon yang terpasang sudah mendeklarasikan diri sebagai calon tetap dan menyertakan nomor urutnya. Padahal status tersebut seharusnya baru diketahui setelah adanya Daftar Calon Tetap (DCT).

“Tahapan kampanye kan masih lama, kalau dibiarkan ya akan semakin banyak yang begitu,” ucapnya.

Menurutnya, salah satu aturan yang bisa dijadikan rujukan untuk menertibkan pemasangan baliho bakal calon dewan ialah dengan Perda ataupun Perbup setempat. Misalnya saja melihat apakah baliho yang dipasang mendapatkan izin atau tidak. Ketika tidak berijin menurutnya pemasangan baliho bermuatan kampanye dapat dilakukan oleh pihak terkait.

Berita Lainnya  Temuan Bawaslu, Satu WNA Asal USA Masuk Dalam Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019

“Kalau kontennya memang belum diatur. Kacamata Bawaslu itu bukan bisa mengatakan boleh atau  tidak. Tapi pada mengkaji potensi kerawanan pelanggaran,” ujarnya.

“Kami menghimbau agar bakal calon menahan diri terlebih dahulu, kan belum tentu ditetapkan sebagai calon tetap,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler