Politik
Generasi Gen X dan Milenial Dominasi Kelompok Pemilih Gunungkidul dalam Pemilu 2024
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Generasi gen X dengan rentang usia 40 hingga 55 tahun mendominasi sebagai pemilih dalam pemilu serentak tahun 2024 di Gunungkidul. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul pun telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Gunungkidul sebanyak 613.155 pemilih.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan pihaknya sudah menetapkan jumlah DPT di Gunungkidul untuk pemilu serentak tahun 2024 mendatang. Dikatakannya, tercatat sebanyak 613.155 warga ditetapkan masuk dalam DPT. Adapun pihaknya membagi pemilih dalam berbagai kategori, disebutnya gen x dengan rentang usia 40 hingga 55 tahun menjadi paling banyak masuk dalam DPT sebanyak 175.501 pemilih.
“Kami bagi ke beberapa kategori, ada gen z, kemudian milenial, gen x, babby boomer, dan lansia,” kata Hani, Rabu (12/07/2023).
Pemilih pemula atau yang masuk dalam gen z dikatakannya menjadi kategori terendah kedua setelah lansia dengan 83.257 pemilih. Disebutnya gen z merupakan pemilih dalam rentang usia dari 17 hingga 24 tahun, yang mana sebagian dari kategori gen z merupakan pemilih pemula dalam pemilu serentak mendatang.
“Yang paling rendah itu kategori lansia dengan usia lebih dari 76 tahun sebanyak 37.829 orang. Kemudian milenial sebanyak 152.016 pemilih dan babby boomer sebanyak 164.552 pemilih,” ungkapnya.

Jumlah pemilih di luar DPT disebutnya masih ada kemungkinan bertambah, nantinya ketika terdapat penambahan akan masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan ( DPTb) ketika calon pemilih yang pindah dari daerah tempatnya memilih. Sedangkan lainnya akan masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK) bagi calon pemilih yang belum memiliki KTP dan belim masuk DPT namun berdomisili di Gunungkidul.
“Pemilih khusus nanti cukup datang ke TPS dan menunjukkan KTP sesuai domisilinya,” terang Hani.
Meskipun pemilih dari generasi milenial dan gen z tidak sebanyak kategori lainnya, namun kategori ini menjadi bidikan pundi-pundi suara bagi partai politik. Salah satunya Partai Golkar yang mulai melakukan pendekatan dengan kedua kategori tersebut.
Ketua DPD Golkar Gunungkidul, Heri Nuhroho, mengatakan berbagai program telah dilakukan partainya untuk mendekatkan diri ke genz dan milenial. Salah satu pendekatan yang ia lakukan ialah dengan mengoptimalkan media sosial yang mana kedua generasi tersebut lebih sering mengaksesnya.
“Pendekatan kami juga melalui kegiatan olahraga, kegiatan di AMPI dan AMPG, dan juga pelatihan dan lomba di tiktok,” pungkas Heri.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
