Connect with us

Sosial

Benih Lobster di Perairan Gunungkidul Mulai Dicolong Oleh Nelayan Luar Daerah

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kementerian Perikanan dan Kelautan beberapa waktu lalu telah mengeluarkan kebijakan baru dimana penangkapan kepiting, rajungan, dan lobster diperbolehkan oleh pemerintah. Sebagai daerah yang memiliki perairan luas dan potensi sumber daya alam perikanan melimpah, saat ini Gunungkidul mulai dilirik oleh pemilik modal untuk melakukan kegiatan penangkapan dan pengembangan.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunungkidul, Rujimanto mengatakan, belakangan ini sudah ada beberapa pihak yang berkomunikasi dengan dirinya untuk melakukan penangkapan di perairan Gunungkidul. Namun demikian, sesuai dengan aturan yang berlaku pihaknya tidak begitu saja memperbolehkan mereka masuk dan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh Gunungkidul.

“Mereka kami minta untuk mengurus izin terlebih dahulu sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kami tidak mau nantinya justru harus berurusan dengan hukum,” kata Rujimanto Jumat (09/10/2020).

Mereka yang sudah berkomunikasi dengan HNSI merupakan pemilik modal dari berbagai daerah. Mulai dari Jawa Barat, Sulawesi, Jawa Timur, dan beberapa daerah lainnya. Menurutnya, mereka belum memiliki kesanggupan untuk melakukan pembudidayaan.

Berita Lainnya  Monyet Ekor Panjang Terus Menyerang, Masyarakat Diajak Hidup Berdampingan

“Ya komunikasi itu ada, tapi tindak lanjutnya nanti bagaimana kami belum tahu. Tergantung dari mereka memenuhi persyaratan di Kementerian atau tidak,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, belum lama ini di perairan Gunungkidul ada sejumlah nelayan yang beraktivitas melakukan penangkapan benur. Mereka adalah nelayan dari Banten dan Pacitan, mendapati aktivitas ilegal itu nelayan Gunungkidul kemudian meminta agar mereka menghentikan aktivitas di laut.

“Kalau untuk nelayan lokal lebih memilih menangkap lobster, kalau benur belum. Kita sama-sama menjaga ketersediaannya, untuk aktivitas sekarang panen ikan jenis layur,” paparnya.

Beragam informasi juga ia dapat mengenai akan diuji cobakannya para nelayan lokal yang telah bersertifikat untuk ikut dalam budidaya lobster di Gunungkidul.

Berita Lainnya  Soal Pembobolan Data Oleh Bjorka, Hilmy : Bikin Malu

Sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Krisna Berlian mengatakan, adanya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 12 tahun 2020 tentang Pengelolaan Lobster Kepiting dan Rajungan sudah memberikan dampak terhadap usaha. Pasalnya, hingga saat ini sudah ada investor yang tertarik datang ke Gunungkidul.

“Ada dua atau tiga eksportir yang melakukan komunikasi, tapi kami jawab itu ranahnya provinsi,” kata Krisna.

Di Gunungkidul sendiri saat ini belum ada pembudidaya lobster. Sebab beberapa nelayan lobster hanya memanfaatkan lobster yang ditangkap dari perairan di sekitar pantai.

“Selama ini kan tidak ada yang menjual lobster berukuran kecil di Gunungkidul. Nelayan kita taat aturan hukum. Lebih banyak yang memanfaatkan untuk dijual bentuk olahan,” kata Krisna.  

Berita Lainnya  Pastikan Hunian Aman, PT STS Rutin Semprot Disinfektan

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler