Peristiwa
Truk Tabrak Tronton Mogok di Jalan Jogja-Wonosari, 1 Tewas 2 Luka
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jalan Jogja Wonosari masih menjadi jalur yang tingkat kerawanan kecelakaannya masih sangat tinggi. Berulang kali pengguna jalan berjatuhan hingga bahkan merenggut nyawa. Seperti Sabtu (02/03/2019) dini hari tadi, kecelakan maut terjadi di jalur Jogja Wonosari tepatnya di Padukuhan Putat, Desa Putat, Kecamatan Patuk. Sebuah truk menabrak truk tronton yang tengah mogok. Akibat tabrakan dalam kecepatan tinggi tersebut, satu orang korban dinyatakan meninggal oleh tim medis lantaran lantaran luka-luka yang dideritanya.
Informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber, sebelum kejadian, sebuah truk tronton nopol AA 1777 AA yang dikemudikan oleh Argian (29) warga Tejosari, Desa Magersari, Kecamatan Magelang, Kabupaten Magelang melaju dari arah timur ke barat. Di lokasi kejadian, kendaraan berukuran besar itu mengalami mogok dan kemudian diparkir di pinggir jalan. Sekitar pukul 04.00 WIB, sebuah truk Isuzu nopol AB 8355 AD yang dikemudikan oleh Amri Widayat (43) warga Jaten, Desa ponjong, Kecamatan Ponjong melaju dari arah Wonosari menuju Jogja.
Sesampainya di lokasi truk mogok itu, tepatnya di jalur yang menikung dan menurun, pemgemudi truk tak sempat melihat adanya truk besar yang mogok dan terparkir. Situasi sendiri semakin kritis lantaran kondisi jalan yang sepi, Amri memacu kendaraannya dalam kecepatan cukup tinggi.
Pengemudi truk yang kemudian menyadari perihal adanya kendaraan yang terparkir di pinggir jajlan berusaha untuk menghindar dengan membanting kemudi ke arah kanan. Sayang usahanya tersebut terlambat dan tak membuahkan hasil. Truk yang mengangkut puluhan karung barang itu menabrak truk tronton.
Tubrukan yang terjadi di antara kedua kendaraan berukuran besar tersebut sangatlah keras. Bahkan, akibat benturan dari arah belakang, truk tronton sampai bergeser beberapa meter dari lokasi awal terparkir.


Kondisi truk yang mengalami rusak parah di bagian depan
Anggota Unit Lantas Polsek Patuk, Aipda Ayi Sumarna mengungkapkan, tabrakan hebat itu berakibat cukup fatal. Tak hanya kondisi truk yang mengalami kerusakan berat, para penumpang serta pengemudi truk juga kemudian mengalami luka yang cukup serius.
“Pagi tadi ada laporan langsung kami lakukan evakuasi pada korban dibantu oleh masyarakat sekitar. Kendaraan juga langsung dipinggirkan agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” papar Aipda Ayi Sumarna ketika dikonfirmasi.
Adapun tiga identitas korban yang dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan diantaranya yakni sang pengemudi, Amri Widayat yang mengalami tangan memar, dan 3 jari tangan patah. Kemudian 2 penumpang truk atas nama Andri (35) warga Nongko Sepet, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong mengalami memar lutut kakai, jari tangan lecet dan dalam kondisi sadar. Sedangkan kondisi paling parah dialami oleh Andi Rudiawan (34) warga Padukuhan Serut, Desa Ponjong, Kecamatan Ponjong mengalami patah tangan kanan dan kiri, paha kiri korban patah, lutut kiri patah dan memar dibagian wajah, serta dada kanan mengalami luka terbuka.

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Soni Yuniawan menambahkan, kondisi dari Andi Rudiawan memang cukup parah. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, korban terus mengalami penurunan kesadaran lantaran luka-luka yang dideritanya.
“Kesadaran korban terus menurun dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit. Tadi anggota baik Polsek dan Unit Laka telah mengkondisikan dan terus memantau perkembangan korban lain,” tutur Iptu Soni Yuniawan.
Kejadian kecelakaan maut ini sendiri saat ini ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Gunungkidul. Beberapa saksi telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Barang bukti pun juga telah diamankan termasuk truk bewarna putih yang ringsek di bagian depan karena benturan keras.
“Tadi juga sudah dilakukan olah TKP yang langsung saya pimpin untuk mendalami data guna menentukan penyebab pasti dari kecelakaan maut tersebut,” pungkasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized3 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa2 hari yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized5 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized1 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
