Kriminal
Berkali-kali Perkosa Bocah SMP, Ayah Tiri Bejat Dilaporkan ke Polisi
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ulah bejat S (49), warga Kapanewon Tanjungsari akhirnya berujung pada kasus hukum. Pria mesum ini nekat memperkosa anak tirinya, Melati (bukan nama sebenarnya.red) yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). S sendiri telah dilaporkan ke Unit PPA Polres Gunungkidul oleh istrinya yang juga merupakan ibu kandung Melati. Hukuman berat akan menanti S jika nantinya dalam proses penyelidikan yang dilakukan oleh polisi, ia terbukti melakukan tindakan bejat tersebut.
Kanit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gunungkidul, Ipda Ratri Ratnawati mengungkapkan, tindak pemerkosaan yang dilakukan S terhadap Melati pertama terjadi pada medio pertengahan Februari 2022 lalu. Rumah yang ditinggali S, ibu, nenek dan Melati dalam kondisi sepi. Sang ibu, seperti biasa beraktifitas di ladang. Entah setan apa yang kemudian merasukinya, S kemudian masuk ke dalam kamar remaja perempuan ini. S lantas memaksa putri tirinya ini untuk melayani nafsu bejatnya. S sendiri sempat mengancam Melati agar tidak menceritakan kejadian ini kepada siapapun.
Berselang 1 minggu berikutnya, pelaku kembali mengulangi tindakan bejatnya melakukan tindakan bejatnya. Lagi-lagi, S memanfaatkan kondisi rumah yang sepi lantaran ditinggal berladang oleh istrinya.
“Di rumah tersebut saat kejadian, selain korban dan pelaku, hanya ada neneknya yang tunanetra,” terang Kanit PPA, Ipda Ratri saat ditemui di kantornya, Selasa (12/04/2022).
Rupanya, 2 aksi yang berhasil tersebut membuat S seakan kecanduan. Lagi-lagi kemudian ia berusaha untuk memperkosa Melati lagi ketika rumah dalam kondisi sepi. Namun pada saat itu, Melati berontak dan berhasil kabur dari rumah. A

Korban lantas menuju ke rumah salah seorang kerabatnya dan mengadu telah diperkosa oleh ayah tirinya tersebut. Geram dengan tindakan bejat tersebut, aduan Melati ini kemudian diteruskan kepada sang ibu. Tak terima dengan tindakan yang tidak pantas tersebut, keluarga kemudian melaporkan kejadian ini ke UPPA Polres Gunungkidul.
“Laporan ke kami pada 14 Maret kemarin. Perkara ini masih kami dalami, ada 3 saksi yang sudah kami periksa sedangkan terlapor (pelaku S) belum kami periksa,” jelasnya.
Saat ini, korban juga tengah mendapatkan pendampingan dari petugas untuk pemulihan psikisnya. Petugas sendiri masih terus mengumpulkan data-data pendukung dan baru akan memanggil pelaku untuk dimintai keterangan.
“Masih penyelidikan ya ini belum penyidikan. Termasuk kami mendalami apakah ada bujuk rayu atau ada ancaman dari pelaku ke korbannya,” kata Ratri.
Disinggung mengenai pelaku lain, Ratri mengatakan jika keterangan dari korban hanya menyebut bapak tirinya lah yang menyetubuhi dirinya.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan4 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Uncategorized4 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized3 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
