fbpx
Connect with us

Kriminal

Dibuntuti Pria Cabul, Gadis Cantik Jadi Korban Pelecehan Seksual Jalanan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Predator seksual kembali beraksi di jalanan Gunungkidul. Pada Senin (17/09/2018) kemarin, seorang wanita mengalami pelecehan seksual ketika tengah berkendara di sebuah jalan di wilayah Desa Siraman, Kecamatan Wonosari. Beruntung meski motornya sempat oleng pasca terjadi pelecehan tersebut, sang korban akhirnya berhasil menguasai kembali kendaraannya. Kasus pelecehan seksual ini sendiri saat ini masih didalami oleh aparat dari Polres Gunungkidul.

Informasi yang berhasil dihimpun, pelecehan tersebut menimpa seorang gadis cantik, sebut saja Bunga, warga Kecamatan Wonosari. Pada Senin pagi kemarin, korban hendak berangkat kerja menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan, sesampai di wilayah Desa Siraman, korban tiba-tiba dipepet oleh seorang pemotor misterius. Tanpa basa-basi, pria mesum tersebut langsung berusaha menggapai bagian dada korban.

Usai melakukan tindak pelecehan tersebut, pelaku lantas melarikan diri. Korban yang terkejut sempat berusaha menghindar. Namun upaya tersebut tak berhasil dan justru membuat sepeda motor yang dikendarainya mengalami oleng. Beruntung, kemudian dia kembali bisa menguasai laju kendaraan dan tak sampai terjatuh.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan perihal adanya kasus pelecehan seksual yang menimpa pemotor wanita. Menurut Riko, dalam kasus tersebut, korban tidak melapor. Namun demikian, pada akhirnya ada salah seorang kawan korban yang melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gunungkidul.

“Kebetulan kawan korban ini berprofesi sebagai Polwan,” terang Riko, Selasa (18/09/2018).

Atas dasar laporan ini, Riko mengatakan pihaknya telah menerjunkan personel kepolisan untuk melakukan penyelidikan. Pihaknya juga sudah menggelar olah TKP di sekitar lokasi kejadian pada Senin kemarin.

Ia menegaskan bahwa pihaknya sangat serius dalam menangani kasus semacam ini. Pasalnya, tidak pelecehan seksual jalanan ini sangat meresahkan, terutama kepada para wanita.

“Kita akan buru pelaku pelecehan seksual tersebut,” tandasnya.

Riko menambahkan, kepada para kaum hawa yang berkendara di jalanan, ia menghimbau agar bisa lebih meningkatkan kewaspadaan. Salah satunya adalah dengan berjalan beriringan dengan pemotor lain, terutama saat melalui lokasi-lokasi yang sepi. Perempuan memang rentan menjadi korban pelecehan seksual.

Para pelaku sendiri biasanya mengincar korban secara acak. Modus yang dilakukan adalah kemudian membuntuti korbannya. Ketika situasi dirasa aman dan sepi, barulah pelaku melancarkan aksinya.

“Terlepas dari pelaku apakah punya punya penyimpangan seksual atau tidak itu patut diwaspadai. Kadang pelaku juga nekat tanpa memandang fisik maupun cara berpakaian korban saat ada peluang melancarkan aksinya,” bebernya.

Pihak kepolisian sendiri telah mengambil langkah antisipasi untuk mencegah kejadian semacam ini terulang kembali, terutama di wilayah hukum Polres Gunungkidul. Pihaknya telah memetakan wilayah mana saja yang rawan terjadinya pelecehan seksual jalanan, Sejumlah kasus yang pernah terjadi menjadi salah satu dasar pihak kepolisian dalam melakukan pemetaan tersebut. Informasi juga telah disebar kepada jajaran Polsek terutama yang ada di kawasan rawan tersebut agar lebih meningkatkan kewaspadaan.

“Untuk waktu rawan biasanya ketika pagi maupun malam hari. Akan kita antisipasi dengan melakukan patroli. Semoga kasus ini segera terungkap sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” beber dia.

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler