event
Bethesda Heritage Run 2026 , Perkuat Wellness Tourism Berbasis Sejarah dan Budaya di Jogja
Jogja,(pidjar.com)– Rumah Sakit RS Bethesda kembali menghadirkan ajang lari tahunan Bethesda Heritage Run 2026 dengan mengusung tema besar “Heritage in Motion”. Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, kegiatan ini tidak sekadar menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga mengintegrasikan promosi kesehatan dengan pengenalan nilai sejarah dan budaya khas Jogja.
Event ini dipusatkan di kawasan RS Bethesda dan menyusuri rute strategis Car Free Day di Jalan Jenderal Sudirman. Peserta diajak menikmati pengalaman berlari yang berbeda dengan latar kawasan bersejarah, termasuk bangunan cagar budaya Petronella Hospital Building yang telah berdiri lebih dari satu abad dan menjadi inspirasi utama kegiatan ini.
Ketua Panitia Bethesda Heritage Run 2026, dr. Eddy Gunawan, menjelaskan bahwa konsep tahun ini mengalami pengembangan signifikan agar semakin inklusif bagi berbagai kalangan.
“Pada tahun ini kami menghadirkan kategori 5K Fun Run agar acara bisa diikuti lebih luas, mulai dari keluarga, komunitas, hingga pelari pemula. Kami ingin semua orang bisa merasakan semangat hidup sehat sekaligus menikmati nilai historis yang ada di sekitar rute,” ujarnya dalam press conference di RS Bethesda (26/4/26).
Sementara itu, Wakil Direktur Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Mutu RS Bethesda, Wahyu Widiyanto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendorong gaya hidup sehat masyarakat secara berkelanjutan.

“Bethesda Heritage Run bukan sekadar event olahraga, tetapi juga bentuk edukasi publik tentang pentingnya menjaga kesehatan. Ini menjadi bagian dari kontribusi kami dalam membangun budaya hidup sehat di masyarakat,” jelasnya.
Selanjutnya, RS Bethesda juga memperkuat konsep wellness tourism dengan menghadirkan rencana pengembangan layanan berbasis kesehatan holistik. Dalam waktu dekat, rumah sakit akan meluncurkan gerai jamu tradisional serta fasilitas yoga yang dapat diakses oleh masyarakat umum.
Inisiatif ini diharapkan mampu memperkenalkan wajah layanan kesehatan modern yang tetap berpijak pada kearifan lokal, sekaligus menjadikan Yogyakarta sebagai destinasi wisata kesehatan yang berbasis budaya.
Asisten Race Director SRID, Arizal, menambahkan bahwa pengalaman peserta juga diperkaya dengan nuansa budaya di sepanjang rute lomba.
“Kami menghadirkan berbagai cheering zone bernuansa budaya, lengkap dengan yel-yel pelajar dan hiburan tradisional. Jadi peserta tidak hanya berlari, tetapi juga menikmati atmosfer budaya Jogja,” tuturnya.
Lebih lanjut, antusiasme masyarakat terbilang tinggi. Dalam waktu singkat, lebih dari 500 peserta telah mendaftar sejak pembukaan registrasi pada April 2026 melalui sistem daring. Panitia juga mengingatkan bahwa pendaftaran akan ditutup otomatis apabila kuota telah terpenuhi.
Untuk biaya partisipasi, panitia menetapkan harga mulai dari Rp150.000 untuk kategori Early Bird 5K Fun Run, Rp175.000 untuk 5K Race, dan Rp225.000 untuk 10K Race. Peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas seperti medali, asuransi, hingga timing chip khusus untuk kategori kompetitif.
Selain itu, tersedia pula promo pendaftaran kolektif berupa pembelian 10 tiket gratis 1 tiket dalam periode terbatas, sebagai upaya mendorong partisipasi komunitas.
Adapun total hadiah yang diperebutkan cukup menarik. Untuk kategori 10K Race, juara pertama akan memperoleh Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, dan juara ketiga Rp1 juta. Sementara kategori 5K Race menyediakan hadiah Rp1,5 juta bagi juara pertama, Rp1 juta untuk juara kedua, dan Rp750 ribu untuk juara ketiga.
Dengan menggabungkan olahraga, sejarah, dan budaya dalam satu rangkaian kegiatan, Bethesda Heritage Run 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol gerakan hidup sehat berbasis kearifan lokal serta penguatan wellness tourism di Jogja.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
