fbpx
Connect with us

Pemerintahan

BPBD Edarkan Surat Himbauan Pemangkasan Pohon, Jalan Jogja-Wonosari Paling Dapat Perhatian

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Beberapa hari ini sebagian wilayah Kabupaten Gunungkidul diguyur hujan deras baik pagi maupun malam hari bahkan disertai pula dengan suara-suara petir yang menggelegar. Tentu kondisi ini dapat berpotensi terjadinya sejumlah bencana yaitu sambaran petir, banjir, hingga pohon tumbang. menyikapi hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mengeluarkan surat edaran kepada instansi terkait untuk melakukan pemangkasan pohon.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki memaparkan belum lama ini pihaknya telah memberikan surat edaran pada instansi terkait dan pihak kecamatan untuk melakukan pemangkasan dahan pohon yang sekira membahayakan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang dan adanya korban jiwa maupun luka. Mengingat beberapa hari lalu terdapat satu pengendara yang tertimpa pohon tumbang saat melintas di jalanan.

“Surat edaran sudah kami kirim ke camat-camat. Nantinya harus disampaikan ke Pemerintah Desa dan masyarakat,” kata Edy Basuki, Selasa (13/11/2018).

Berkaca pada musim penghujan lalu, banyak pohon tumbang yang menimpa rumah, ataupun menimpa seseorang hingga mengakibatkan cidera. Langkah antisipasi terus dilakukan oleh BPBD Gunungkidul. Sehingga insiden seperti ini dapat diminimalisir.

Berita Lainnya  Sertifikat Tanah Nasabah Tertahan Koperasi Ilegal, Dinas dan Polisi Siap Turun Tangan

Jalur Jogja Wonosari menjadi target pemantauan dari BPBD Gunungkidul dan beberapa instansi lainnya. Pasalnya di pinggiran jalur ini banyak ditumbuhi pohon-pohon besar yang usianya juga sudah tua. Bukan tidak mungkin dapat terjadi pohon tumbang dan membahayakan pengguna jalan atau masyarakat.

“Kalau untuk pemangkasan di sepanjang jalan Jogja Wonosari itu yang memiliki kewenangan adalah DPU daerah/provinsi, kami hanya memberikan himbauan saja,” imbuh dia.

Adapun ia berharap setelah surat edaran ini diberikan pada masing-masing instansi, diharapkan pihak terkait langsung menyikapi dalam waktu dekat ini. Sehingga paling tidak pada akhir bulan, di mana Gunungkidul diprediksi telah memasuki musim penghujan tidak ada lagi pohon-pohon yang membahayakan.

Berita Lainnya  Sambungkan Jalur Anyar Sleman-Gunungkidul, Pemkab Mulai Bebaskan Lahan Dari Gedangsari Hingga Playen

“Ini bukan hanya di sekitar jalanan. Tapi menyasar seluruh daerah, baik di sekitar pemukiman maupun lahan lainnya,” tambahnya.

Edi menambahkan, memasuki musim penghujan ini, sejumlah bencana alam memang rawan terjadi dan diwaspadai pihaknya. Adapun bencana yang mungkin terjadi adalah banjir, tanah longsor, ataupun angin kencang yang membahayakan masyarakat. Dari BPBD dan instansi lain yang memiliki anggota di masing-masing desa disiagakan untuk segera tanggap. Jika sekiranya terdapat kejadian, tim ini langsung dapat memberikan langkah perbantuan.

Sementara itu, BMKG DIY merilis prediksi potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang dan tinggi akan terjadi beberapa hari belakangan ini. Hujan yang terjadi juga diperkirakan akan disertai dengan kilat-kilat yang menyambar. Untuk di wilayah Gunungkidul sendiri, wilayah yang akan terdampak meliputi Kecamatan Ngawen, Nglipar, dan Semin.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler