Connect with us

bisnis

Budidaya Ikan Louhan, Solusi Bisnis Menguntungkan di Masa Pandemi

Diterbitkan

pada

Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Menyalurkan hobi bukan berarti mengesampingkan apa yang menjadi tugas utama. Hobi bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, karena sejatinya hobi adalah suatu kegiatan yang tidak akan menyusahkan diri sendiri. Seperti yang dilakukan seorang tenaga kesehatan RSUD Wonosari, Heri Susanto yang kini justru sedang gencar mengembangkan usaha Louhan.

Bisnis yang ia rintis pada masa pandemi ini adalah sebuah pelampiasannya dalam menyalurkan kemampuan dirinya sebagai seorang breader, seperti yang telah ia lakukan sejak beberapa tahun yang lalu. Pria yang kini tinggal di Padukuhan Sanggrahan, Kalurahan Umbulrejo ini memiliki ketertarikan pada ikan louhan sudah ada sejak tahun 2001, akan tetapi karena adanya tuntutan kuliah, kerja, hingga menikah ia mengurungkan niat untuk melakukan pengembangan hobinya.

Berita Lainnya  Melihat Potensi Hasil dari Pertanian Ketela Pohon di Kota Gaplek

“Dulu saya pernah bisnis tanaman hias, ayam petarung, burung murai dan yang lain. Tapi karena ada pandemi sekarang saya dipaksa untuk di rumah saja selain bekerja, jadi saya ide untuk mengembangkan hobi yang simpel dan ada nilai rupiahnya” ujar Heri.

Merasa memiliki kewajiban untuk melakukan isolasi mandiri, sebagai seorang tenaga kesehatan ia tahu betul bagaimana protokol yang harus ia jalani baik di tempat kerja maupun di rumah. Ia sangat membatasi interaksi dengan pembeli, sehingga untuk penjualan ia memilih sistem cash on delivery (cod) atau pengiriman menggunakan jasa kurir.

“Untuk pembeli lokal Gunungkidul saya lebih pilih COD saja karna saya juga harus menjaga orang rumah. Kalau luar daerah saya mending pakai jasa kurir. Pernah ada pembeli luar mau ke rumah, saya tolak. Padahal untuk pembeli hampir 70% itu dari luar Gunungkidul” tuturnya.

Heri mengaku bahwa ia kesulitan dalam memasarkan ikan Louhan di daerah Gunungkidul. Ia juga mendapat aduan dari beberapa masyarakat penghobi ikan bahwa sebenarnya mereka ingin menggeluti bidang ikan louhan, akan tetapi mereka merasa kesulitan apabila harus memasarkan ke luar daerah.

Berita Lainnya  Dorong Sawit Berkelanjutan, 101 Pekebun Dibekali Implementasi ISPO Lewat BPDP

“Sebenarnya kalau ada hobi, jangan takut. Kan ada yang namanya media sosial, kita tinggal duduk di rumah menikmati ikan dalam aquarium dan pembeli akan berdatangan sendiri dari media-media itu” kata Heri.

Kini Heri dapat menghasilkan uang dari bisnis ikan Louhan pada kisaran 2 juta rupiah per bulannya. Ia menjelaskan bahwa seberapapun uang yang ia keluarkan untuk perawatan ikan akan terganti berkali-kali lipat. Modal Rp 200.000 dapat ia lipatkan menjadi Rp 1.200.000 dalam satu bulan.

Heri menilai bahwa masyarakat Gunungkidul memiliki jiwa usaha yang tinggi, akan tetapi untuk apresiasi diri dalam penyaluran hobi mereka masih sangat rendah. Untuk itu ja mengajak pada masyarakat Gunungkidul untuk tidak takut dalam menjalankan apa yang menjadi hobi mereka.

Berita Lainnya  Libur Panjang Isra Mi'raj dan Imlek, 79 Persen Tiket Terjual di Daop 6 Yogyakarta

“Harapan saya tahun depan pandemi sudah mereda. Jadi bagi masyarakat yang ingin belajar, kita bisa bersama-sama berbagi ilmu. Terutama untuk pemasaran” tutur Heri.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata5 hari yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler