Peristiwa
Buntut Beredarnya Foto Syur Kepala TK, Warga Datangi Yayasan PPM NU
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tersebarnya foto syur milik YF Kepala Raudhatul Athfal Putat, Bleberan, Playen terus berbuntut panjang. Tak hanya saat ini diusut polisi, kasus asusila ini juga memancing reaksi masyarakat setempat yang kebetulan juga merupakan wali murid di sekolah tersebut. Pada Sabtu (29/05/2021) siang tadi, sejumlah warga Padukuhan Putat, Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen mendatangi pengurus Yayasan PPM Nadhlatul Ulama yang merupakan yayasan yang menaungi RA Putat. Mereka datang untuk menyampaikan sejumlah poin kesepakatan warga setempat.
Ketua RW 006 Padukuhan Putat, Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen, Ari Wibowo mengaku warganya sangat terpukul dengan kasus tersebarnya foto syur yang ia kenali sebagai Kepala Sekolah RA Putat. Kekecewaan warga sendiri cukup beralasan lantaran jika diurai, 80% anak dari warga Padukuhan Putat bersekolah di sana.
“Sekarang coba dibayangkan anak-anak kami bersekolah disana tapi diajar oleh pengajar yang seperti itu,” ujar Ari, Sabtu siang.

Ia bersama warga menuntut YF dipecat sebagai guru. Warga tidak rela anak-anaknya diajar oleh guru dengan kelakuan minus seperti ini.
“Tentu nama baik kami merasa tercoreng, kami meredam amarah warga walaupun YF ini juga warga kami agar tidak melakukan aksi nekat,” kata dia.
Ari mengatakan, jika tuntutan pemecatan YF tidak diindahkan, ia bersama warga lainnya sepakat untuk memindahkan anak-anak mereka yang bersekolah di RA Putat ke sekolah lain. Hal ini, dikatakan Ari menjadi langkah yang ditempuh untuk menyelamatkan generasi penerus Padukuhan Putat.
“Kami sedang mati-matian mengajari anak kami berkaitan dengan budi luhur, etika dan perilaku baik, tapi jika seperti ini bagaimana,” tukas Ari.
Sementara itu, Ketua Yayasan PPM NU, Wardah berjanji akan mengakomodir keinginan warga. Sebenarnya, pada 4 Mei 2021 lalu, pihaknya telah melakukan pencopotan jabatan kepala sekolah dari YF.
“YF sudah bukan kepala sekolah, melainkan hanya guru biasa, sekarang Plt Kepala RA sudah diganti yang lebih kredibel,” ujar Wardah.
Kendati begitu, Wardah belum bisa mengakomodir tuntutan warga untuk memecat YF. Namun, ia meminta poin-poin tuntutan warga untuk ditulis sebagai surat dan kemudian akan dibahas oleh yayasan.
“Nanti akan kami akomodir, kemungkinan dipindahtugaskan,” tandasnya.
-
Uncategorized3 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan2 minggu yang lalu5 Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Gunungkidul, Ditarget Rampung Desember
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Kualitas 6 Sumber Air Gunungkidul, BBWSSO Temukan Amonia hingga Coliform
