Pemerintahan
Buntut Skandal Perselingkuhan, Lurah Rejosari Akhirnya Resmi Lengser
Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Skandal perselingkuhan akhirnya benar-benar membuat Lurah Rejosari, Paliyo. Per tanggal 5 Februari 2021 ini, Paliyo resmi tidak lagi menjabat sebagai orang nomor satu di Pemerintah Kalurahan Lurah Rejosari, Kapanewon Semin. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Gunungkidul, bahwasannya Paliyo telah mengundurkan diri dari jabatan dan kedudukannya. Pada Jumat pagi tadi Pemerintah Kapanewon dan Kalurahan melakukan pelantikan terhadap Penjabat Lurah untuk melaksanakan jalannya pemerintahan Rejosari pasca lengsernya sang lurah. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Paliyo sempat didemo warga setelah skandal perselingkuhan antara dia dengan salah satu anggota Badan Permusyawarakatan Kalurahan setempat.
Panewu Semin, Witanto mengungkapkan Pemerintah Kapanewon telah menerima SK Bupati yang turun pada tanggal 2 Februari 2021 lalu. Kemudian dari SK tersebut ditindaklanjuti oleh pemerintah Kapanewon untuk dilakukan pelantikan kepada PJ Lurah. Yang ditunjuk sebagai PJ Lurah Rejosari adalah Agus Srimanto yang merupakan Kepala Jawatan Kemakmuran, Kapanewon Semin.
“Pagi tadi sudah dilakukan pelantikan di Kantor Panewu Semin,” kata Witanto, Jumat siang.
Adapun untuk PJ sendiri akan menjabat sekitar 6 bulan ke depan untuk melaksanakan jalannya pemerintahan di Kalurahan Rejosari. Kemudian setelah itu, akan dilakukan Pemilihan Lurah (Pilur) Antar Waktu mengingat jabatan Paliyo sendiri masih tersisa sekitar 4 tahun lebih sampai tahun 2026 ke depan.
Selama proses pengunduran diri ini diproses oleh pemerintah, Paliyo tetap aktif dalam ketugasannya. Hingga tanggal 4 Februari 2021 kemarin bahkan yang bersangkutan tetap bekerja sebagaimana mestinya dalam pemberian layanan kepada masyarakat.

“Sesuai dengan bunyi dalam aturan yang ada, Lurah lama resmi berhenti setelah pelantikan pengganti dilakukan oleh Pemerintah Kapanewon,”imbuhnya.
Ia juga menjelaskan berkaitan dengan proses pengunduran diri yang dilakukan oleh Paliyo beberapa waktu lalu. Saat ini, yang bersangkutan membuat surat pengunduran diri yang kemudian dilakukan pemrosesan baik dari Kalurahan, BPKal maupun dari Kapanewon. Surat pengunduran tersebut kemudian dikirimkan ke Bupati dan dilakukan pemrosesan,dan pernah dilakukan klarifikasi juga.
Pihak kapanewon sendiri memberikan apresiasi kepada lurah lama lantaran hasil kinerja pemerintahan yang dijalankan dari sektor pemberdayaan dan pembangunan. Ia berharap ke depan, Rejosari akan semakin maju.
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lal masyarakat Kalurahan Rejosari menggelar aksi demo di kantor Kalurahan setempat. Dalam aksi tersebut, Paliyo dituntut mengundurkan diri dari jabatannya.Aksi warga sendiri dipicu oleh dugaan perselingkuhan dengan oknum anggota BPKal.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
