Sosial
Bupati Badingah: Pemudik Yang Masuk ke Gunungkidul Telah Berjumlah Lebih Dari 1000 Orang
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Gunungkidul diperkirakan akan mengalami peningkatan cukup drastis. Pasalnya, berdasarkan keputusan Gubernur DIY, setiap pendatang baru yang masuk ke wilayah Yogyakarta akan ditetapkan sebagai ODP.
Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan bahwa kebijakan tersebut diambil oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam rapat bersama antara Kepala Daerah dengan Gubernur DIY. Bupati dalam kesempatan tersebut melaporkan bahwa hingga saat ini, jumlah warga luar yang masuk ke Gunungkidul hingga hari ini telah mencapai dari 1.000 orang.
“Data pendatang yang telah saya laporkan ke Gubernur tadi berjumlah 1.188 orang,” kata Badingah, Kamis, (26/03/2020).
Namun begitu, dirinya tidak mengetahui secara pasti alasan banyaknya pendatang yang masuk ke Gunungkidul ini. Dilanjutkan Badingah, dari jumlah tersebut, diketahui paling banyak berada di tiga kecamatan.
“Playen, Nglipar dan Semanu paling banyak,” kata Badingah.

Berkaitan dengan wabah corona ini, Bupati Badingah menghimbau kepada masyarakat di Gunungkidul untuk lebih tenang dan tidak panik. Meski begitu, hal terpenting lainnya ialah menjaga pola hidup sehat dan bersih serta menerapkan social distance.
“Jaga jarak itu perlu, minimal 1 meter, tidak usah mendatangi kerumunan masa. Dan lebih baik di rumah saja untuk beberapa waktu ke depan. Masyarakat jangan panik,” ungkap dia.
Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi menghimbau kepada para perantau yang ada di mana saja untuk menahan diri pulang ke Gunungkidul. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan virus Covid-19 di kampung halaman.
“Dalam situasi sekarang ini melakukan perjalanan keluar daerah membawa risiko yang berat. Sebaiknya kita semua tidak melakukan perjalanan antar daerah. Oleh sebab itu warga perantau perlu pertimbangan yang sangat ketat utuk mudik,” ujar Immawan.
Risiko mudik, lanjut dia, akan menjadi sangat berat baik untuk pribadi, keluarga maupun masyarakat. Himbauan ini ia berikan semata-mata untuk kebaikan bersama di tengah pandemi corona di berbagai belahan dunia ini.
“Mari kita jaga dengan sungguh-sungguh keselamatan bersama dengan menunda keperluan-keperluan yang bisa kita tunda,” jelas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
