fbpx
Connect with us

Peristiwa

Carry vs Truk di Pagi Buta, Mobil Hancur, 3 Penumpang Luka Parah

Published

on

Girisubo,(pidjar.com)–Dua kendaran roda empat terlibat kecelakaan hebat di Jalan Girisubo-Sadeng, tepatnya di Padukuhan Sumur, Desa Nglindur, Kecamatan Girisubo pada Kamis (13/09/2018) subuh. Dahsyatnya kecelakaan yang melibatkan mobil Suzuki Carry dan truk dam terlihat jelas dari kondisi mobil carry yang hancur di bagian depan. Akibatnya, sebanyak 3 orang korban harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka serius.

Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto menjelaskan, peristiwa kecelakaan hebat itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Bermula ketika sebuah truk nopol AD 1510 YG yang dikemudikan oleh Anggi Ariga (22) warga Tulangan, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah melaju dari arah Sadeng menuju Rongkop. Sesampainya di sebuah tanjakan, dari arah Rongkop melaju sebuah mobil Carry nopol AB 1430 FD yang dikemudikan oleh Edy warga Desa Pringombo, Kecamatan Rongkop.

Lokasi kejadian kecelakaan yang merupakan tanjakan membuat kedua pengemudi mobil tak bisa leluasa melihat lalu lintas di jalur lain. Akibatnya cukup fatal setelah salah satu kendaraan tersebut melaju di jalur berlawanan. Tabrakan telak kemudian terjadi antara Carry yang mengangkut warga yang hendak menjalani terapi di Pantai Sadeng dengan truk.

“Tabrakan di antara kedua kendaraan itu memang cukup telak, Karena masing-masing melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi, kerasnya suara benturan sampai terdengar hingga radius puluhan meter,” kata Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto, Kamis pagi.

Akibat tabrakan, mobil Carry mengalami kerusakan parah dan hancur terutama di bagian depan. Situasi sendiri sempat dilanda kepanikan lantaran para penumpang yang mengalami luka tak bisa keluar dari mobil.

Salah satu korban saat hendak dirujuk ke RS di Yogyakarta

Beruntung meski saat itu masih pagi hari dan suasana sepi, warga kemudian berdatangan dan memberikan pertolongan. Anggota kepolisian yang mendapatkan laporan pun juga datang ke lokasi dan mengevakuasi para korban.

Dipaparkan Mursidiyanto, pasca berhasil membuka paksa pintu mobil yang sempat macet, pihaknya lantas melarikan para korban luka ke rumah sakit.

“Karena kondisi mobil yang ringsek, upaya evakuasi memang sempat terkendala, terpaksa kita buka paksa,” ucap Mursidiyanto.

Diketahui mobil carry tersebut membawa sebanyak 5 orang penumpang yang berasal dari Desa Pringombo, Kecamatan Rongkop. Sedangkan truk bewarna kuning ditumpangi 3 orang dari Pracimantoro.

Ia beberkan lebih lanjut, akibat dari kecelakaan tersebut pengemudi mobil Carry, Edy mengalami patah tulang. Sementara istrinya, Watiyem yang juga duduk di bagian depan mengalami luka serius di bagian kepala. Watiyem sendiri akibat kondisinya yang semakin memburuk harus dirujuk ke RS di Yogyakarta guna mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Mursidi menambahkan, satu penumpang carry lainnya, Misman mengalami luka patah tulang. Untuk pengemudi Carry dan Misman saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Untuk penumpang lainnya, termasuk pengemudi truk dan penumpangnya hanya mengalami luka ringan dan menjalani rawat jalan,” imbuhnya.

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler