Connect with us

Sosial

Kerugian Sektor Pariwisata Gunungkidul Akibat Pandemi Corona Diperkirakan Lebih Dari 100 Miliar

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak beberapa waktu lalu pemerintah melalui Dinas Pariwisata mengambil langkah untuk menutup sementara waktu obyek wisata di bumi handayani. Hal ini terpaksa dilakukan untuk memutus mata rantai pandemi Corona yang saat ini tengah terjadi. Kondisi lumpuhnya pariwisata ini tentunya berdampak pada pendapatan dari sektor ini yang mengalami kerugian cukup besar.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono menjelaskan, geliat sektor kepariwisataan praktis berhenti akibat penyebaran virus Corona yang terus terjadi. Sejak beberapa pekan terakhir, pengelola dan pemerintah mengambil kebijakan penutupan destinasi-destinasi wisatawa sementara waktu. Berhentinya pengoperasian pariwisata itu mengancam merosotnya pendapatan asli daerah melalui retribusi tiket.

Bahkan menurut Harry, kelumpuhan sektor pariwisata ini berdampak pada perputaran uang di Gunungkidul. Dengan tidak adanya wisatawan yang masuk, otomatis hal tersebut terjadi.

Berita Lainnya  Masih Gagah dan Asli, Joglo Kuno Milik Supardi Wiyono Sempat Ditawar 230 Juta

Dari dinas pariwisata sendiri telah melakukan hitung-hitungan sementara waktu berapa kerugian hingga akhir Bulan Mei mendatang. Ia menjelaskan untuk PAD kepariwisataan, pemkab diperkirakan kehilangan potensi pendapatan sebesar Rp5.606.523.010.

“Jumlah tersebut hitungan berdasarkan perencanaan target awal. Estimasi pemkab, sampai pada akhir Mei mendatang sekitar hampir 10,9 miliar rupiah,” kata Harry Sukmono.

Namun demikian, sampai dengan bulan lalu sebelum adanya penutupan, PAD yang didapat mencapai 5,3 miliar rupiah. Untuk mengejarnya pun cukup jauh, mengingat sekarang ini semua aktifitas kepariwisataan dihentikan demi memutus mata rantai persebaran covid 19.

“Praktis kegiatan kepariwisataan mandheg,” papar dia, Rabu (01/04/2020) siang.

Lebih lanjut ia memaparkan, potensi kerugian yang lebih besar dialami oleh pelaku usaha di bidang kepariwisataan. Diperkirakan kerugian hingga bulan Mei mendatang akan mencapai 94,9 miliar rupiah. Ada beberapa indikator dalam perhitungan potensi kerugian tersebut. Diantaranya mengacu pada target jumlah kunjungan wisatawan dikurangi dengan realisasi kunjungan sampai dengan saat ini.

Berita Lainnya  Melongok Bangunan Bekas Kantor Kecamatan Rongkop Zaman Kolonial Hindia Belanda

Kemudian juga berkaitan dengan hasil survei belanja pengunjung pada triwulan keempat di tahun 2019 lalu. Survei tahun lalu menyebutkan jika satu orang wiaatawan paling tidak melakukan transaksi di obyek wisata sebesar 125 ribu rupiah. Sementara sejak adanya isu corona di Indonesia kunjungan menjadi sepi kemudian masuknya virus ini ke Gunungkidul menyebabkan penutupan obyek wisata.

“Mereka datang ke Gunungkidul rata-rata mengeluarkan uang 125 ribu rupiah untuk membeli jajan atau lainnya. Hitungan tersebut telah melewati survei,” tambahnya.

Disampaikan Harry, target kunjungan hingga akhir Mei sebanyak 1.440.868 orang. Sedangkan realisasi pengunjung hingga sekarang baru mencapai 681.322 orang. Praktis dengan adanya penutupan destinasi, maka jumlah kunjungan tidak bertambah.

Berita Lainnya  Makan Banyak Korban, Kemenkes Tetapkan Temuan Anthraks di Gunungkidul Sebagai Kejadian Luar Biasa

“Memang akan sangat berat bagi dunia pariwisata dan semua yang berkecimpung di dalamnya,” tutupnya.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler