Connect with us

Pemerintahan

Cegah Penerima Bantuan Salah Sasaran, Pemerintah Perpanjang Waktu Verifikasi

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah desa masih punya kesempatan verifikasi data penerima bantuan fakir miskin penerima beras sejahtera (rastra) gratis dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang panjang. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memberikan tenggat waktu selama 3 hari mulai dari tanggal 24 – 26 Januari 2018.

Hal ini dijelaskan oleh Plt Asek 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gunungkidul, Sudodo. Ia mengatakan, saat ini pihaknya telah menerima data by name 88.267 penerima sasaran se-Kabupaten Gunungkidul. Meski begitu pihaknya tetap memberikan perpanjangan waktu apabila ada pergantian data penerima bantuan.

“Kami berikan kesempatan kepada kades dan tim jika ada pergeseran. Semoga bisa memperlancar pendistribusian bantuan program hingga tepat sasaran,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (24/01/2017).

Terpisah, Kepala Desa Ngaleng, Kecamatan Gedangsari, Kadri mengatakan, pasca adanya sosialisasi perpanjangan verifikasi data penerima bantuan, saat ini pihaknya tengah mensikronkan data lama dengan data baru di masing-masing padukuhan. Perpanjangan waktu ini dianggap efektif supaya pemberian bantuan kepada fakir miskin lebih tepat sasaran kepada yang membutuhkan.

Berita Lainnya  Vaksin Miningitis Jadi Syarat Baru Berangkat Haji

Berdasarkan data lama yang dimilikinya, penerima sasaran program ada 1.349 orang di Desa Ngaleng. Kadri tidak memungkiri dari jumlah tersebut, telah ada perubahan dari penerima seperti meninggal dunia, sudah mampu sehingga tidak masuk sebagai kriteria penerima bantuan, menolak, dan pertimbangan lainnya.

“Oleh sebab itu kami lakukan verifikasi ulang apakah ada perubahan dari data lama atau mungkin ada penerima baru yang belum masuk di data kami,” jelasnya.

Tahun 2018, Program Penerima Bantuan Alami Perubahan

Sementara itu, program rastra tahun 2018 ini akan mengalami perubahan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya untuk mendapatkan 15 kilogram rastra penerima harus membayar sebesar Rp 16.000/kg, bulan depan akan diberlakukan secara gratis tanpa ada tebusan apapun.

Berita Lainnya  Pembahasan Raperda Pembentukan BUMKal dan Potensi Pembubaran Belasan UPK Beraset 179 Miliar

“Namun jumlahnya akan dikurangi. Jika biasanya dapat 15 kilogram tapi dibayar, bulan depan jumlah yang diterima sebanyak 10 kilogram secara gratis,” ungkap Sudodo.

Tidak hanya itu saja, Februari nanti pemerintah akan memberlakukan program baru BPNT sebagai program pengalihan rastra. Nantinya, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapatkan Rp 110.000 per bulannya kepada masing-masing KK. Adapun uang tersebut diwujudkan dalam bentuk Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang fungsinya sama dengan ATM.

Adapun cara penggunaan kartu tersebut layaknya mengambil uang di ATM, yakni dengan digesek untuk mendapatkan uang tunai. Namun dalam hal ini, penerima hanya bisa menggesek di bank tertentu yang tersedia di e-Warung.

Berita Lainnya  Jabatan Resmi Berakhir, Badingah Berharap Bupati Terpilih Lebih Kreatif dan Inovatif

“Pemegang kartu harus mendatangi e-Warung yang ada di setiap desa. Mereka tinggal menggesekan kartu ke mesin Eletronic Data Capture (EDC) lalu bisa membeli kebutuhan pangan berupa beras kualitas medium dan telur,” jelas Sudodo.

Seperti yang ada di Desa Ngaleng, Kecamatan Gedangsari, saat ini e-warung telah disiapkan sebanyak 6 mitra Mandiri. Tidak hanya itu saja, Desa Ngaleng pun juga sudah memiliki 5 RPK (Rumah Pangan Kita) dari Bulog.

“Hal ini semata-mata untuk menjalankan program pemerintah dalam memberikan kesejahteraan bagi warga kami yang kurang mampu,” ucap Kades Kadri.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata17 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler