Pemerintahan
Instruksi Pusat Belum Turun, Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai di Gunungkidul Tak Jelas
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pelaksanaan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang digagas pemerintah pusat hingga saat masih belum ada kejelasan kapan akan mulai diberlakukan. Di Kabupaten Gunungkidul sendiri, puluhan ribu keluarga miskin tercatat akan menerima bantuan tersebut. Pemkab Gunungkidul sendiri masih menunggu instruksi dari pusat untuk melaksanakan program yang rencananya akan menggantikan program beras sejahtera yang selama ini telah diberikan.
Kepala Dinas Sosial Gunungkidul, Siwi Iriyanti menerangkan, meski telah santer diberitakan, pelaksanaan program BPNT masih belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. Pasalnya, pihaknya masih belum menerima arahan dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan program.
“Masih menunggu kejelasan dari pusat. Kita juga belum tahu kapan pastinya akan mulai dilaksanakan,” ucap Siwi, Minggu (04/02/2018).
Ia paparkan lebih lanjut, meski belum ada kejelasan, pihaknya menghimbau warga masyarakat, khususnya para penerima bantuan untuk tidak khawatir. Selama program BPNT belum dimulai, sebanyak 88.267 KK penerima bantuan akan tetap mendapatkan bantuan program rastra dari pemerintah.
“Saat masa transisi ini tetap mendapatkan bantuan berupa rastra, jadi tidak usah khawatir,” katanya.
Sementara Kepala Sub Bagian Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Bagian Kesra, Setda Gunungkidul Suyono mengatakan, menjelang pelaksanaan BPNT ini, pemerintah Gunungkidul telah melakukan sejumlah persiapan. Salah satunya adalah mendata para agen pangan yang nantinya berperan sebagai penyalur bantuan. Pihaknya juga melakukan validasi data terhadap data para calon penerima manfaat.
“Total saat ini, sudah ada 300 calon agen pangan yang siap menjadi lokasi penukaran bantuan,” ujar Suyono.
Meski demikian ia menyatakan, kewenangan untuk menentukan apakah nantinya para agen pangan yang mendaftarkan diri tersebut akan direkrut untuk menyalurkan bantuan sepenuhnya ada di pihak Bank Mandiri selaku mitra dari pemerintah dalam penyaluran BPNT tersebut. Nantinya, Pemkab hanya mengajukan usulan kepada pihak bank dan dilanjutkan dengan proses verifikasi oleh bank.
“Penentuan apakah agen tersebut bisa dijadikan mitra tergantung dari pihak Bank Mandiri,” lanjutnya.
Suyono menjelaskan, proses verifikasi dibutuhkan untuk mengetahui kelayakan calon agen dalam menyalurkan bantuan. Pasalnya segala macam penukaran yang dilakukan tersebut akan menggunakan mesin EDC.
Sebagai informasi, BPNT merupakan program bantuan sosial pemerintah kepada warga miskin. Dalam program ini, nantinya para keluarga penerima manfaat akan diberikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang bisa difungsikan sebagai kartu atm. Setiap bulannya, pemerintah akan mentransfer dana sebesar Rp110.000 yang bisa ditukarkan dengan beras dan telur.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized5 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
