Pemerintahan
Konsekuensi PPKM, PAW Lurah Tegalrejo Ditunda
Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tahapan Pergantian Antar Waktu (PAW) Lurah Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari terhenti akibat penerapan PPKM Darurat. Dimana seharusnya pemilihan PAW Lurah diselenggarakan pada 15 Juli kemarin namun untuk menaati aturan yang berlaku maka tahapan ditunda terlebih dahulu sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Jogoboyo Tegalrejo, Purwanto mengatakan tahap awal PAW Lurah Tegalrejo telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu, seharusnya tanggal 15 Juli lalu dilakukan pemilihan. Namun seiring dengan kebijakan pemerintah maka PAW ditunda terlebih dahulu. Saat itu prosesnya sampai pada seleksi administrasi.
“Ada 4 calon yang mendaftarkan diri. Kemarin tampai pada seleksi administrasi,” ungkap Purwanto, Minggu (25/07/2021).
Empat pendaftar tersebut diantaranya Sarjono yang notabene seorang PNS dan sebelumnya menjabat sebagai Plt Lurah Tegalrejo, Satiman pamong kalurahan, Jimin pamong kalurahan, dan Sangono warga Tegalrejo.
“Nanti dari 4 itu akan diseleksi. Minimal kan 2 orang peserta PAW,” papar dia.

Penundaan ini menurutnya sampai batas waktu yang belum ditentukan. Pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah kabupaten terkait kapan jadwal ulang penyelenggaraan PAW ini. Tentunya mengikuti kebijakan dan mempertimbangkan situasi serta kondisi wilayah.
“Belum tahu sampai kapan, kebetulan pak Sarjono kemarin kan Plt Lurah kemudian karena mencalonkan diri jadi diganti dari PNS Kapanewon,” ujar dia.
Kepala Bidang Pemerintah Desa (Kalurahan) Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, M. Farkhan mengatakan kalurahan sejak awal aktif konsultasi dengan pemerintah kabupaten, termasuk dengan penundaan tahapan. Nantinya jika sudah memungkinkan akan dilakukan koordinasi untuk melanjutkan tahapan.
“Iya ditunda dulu tahapan PAW di sana, kemarin ada 4 pendaftarnya,” ungkap dia.
Gedangsari tahun ini hanya menyelenggarakan PAW Lurah di Tegalrejo, sebab lurah terdahulu meninggal dunia dengan sisa waktu jabatan yang masih lama. Wilayah ini merupakan satu-satunya kapanewon yang pada 2021 tindak menyelenggarakan pemilihan lurah (Pilur) serentak.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
