fbpx
Connect with us

Sosial

Cegat Gerombolan Remaja Pembuat Onar di Jalur Wisata, Polres Terjunkan Sabhara Bersenjata

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pada masa puncak liburan long weekend seperti yang terjadi saat ini, jalur-jalur wisata mendapatkan perhatian khusus dari aparat kepolisian. Salah satu jalur wisata yang mendapatkan perhatian adalah Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS). Selain rawan kemacetan, jalur ini juga selama ini memiliki kerawanan lain di sisi kericuhan pengunjung. Sebagaimana diketahui, jalur ini menjadi jalur utama bagi kelompok-kelompok pelajar yang ingin berwisata di kawasan pantai.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengatakan, terkait dengan antisipasi tersebut, pihaknya menerjunkan tim pengurai massa. Tim ini nantinya akan melakukan patroli mobile di sepanjang JJLS. Tugas utama dari tim tersebut adalah untuk melakukan pencegahan aksi kriminalitas.

"Tim Raimas berasal dari Satuan Sabhara kita terjunkan untuk melakukan back up pengamanan oleh personel lalu lintas dan polsek," ujar Fuady, Sabtu (17/02/2018).

1 Tim Raimas tersebut berjumlah 40 personel yang dilengkapi dengan peralatan pengendalian massa dan juga sepeda motor trail guna menunjang ruang gerak patrol dan juga persenjataan. Tim itu disebutkan Kapolres merupakan bagian dari 130 anggota Polres Gunungkidul dari Polres maupun Polsek yang disiagakan selama masa liburan Imlek ini.

“Jajaran Polsek kita minta untuk siaga,” paparnya.

Ia memerintahkan kepada seluruh anggota Tim Raimas agar tetap waspada dalam melihat karakteristik wisatawan yang datang. Apabila nantinya ada kelompok wisatawan yang gerak-geriknya mencurigakan, anggota tim agar tidak segan-segan melakukan pemeriksaan.

"Untuk antisipasi bila mendapati ada konvoi atau iring-iringan, kemungkinan besar akan diperiksa petugas. Jangan sampai mereka masuk dan membawa barang yang membahayakan orang lain," pungkas dia.

Ahmad memperingatkan kepada seluruh wisatawan agar menjaga kenyamanan dan ketertiban di lokasi wisata. Segala tindakan yang memancing kekacauan dan terindikasi merupakan tindak pidana akan diproses secara hukum.

“Ini sebagai dukungan kami terhadap pengembangan pariwisata di Gunungkidul,” pungkas Kapolres.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler