Connect with us

Pendidikan

Dekatkan Siswa Dengan Industri Kuliner, Puluhan SD Akan Ditunjuk Laksanakan Mulok Boga

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pendidikan berencana menambah muatan lokal (mulok) wajib pilihan di Sekolah Dasar pada tahun ini. Penambahan mulok tersebut agar pilihan bagi siswa untuk mengembangkan kreatifitasnya semakin banyak.

Kasi Kurikulum dan Penilaian, Bidang Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Asbani, menyampaikan, adanya penambahan mulok ini sesuai dengan Surat Keputusan Bupati nomor 197 Tahun 2017. Dalam surat keputusan tersebut, terdapat empat mulok wajib pilihan yaitu membatik, boga, ukir, dan menjahit. Setiap SD dapat memilih mulok apa saja yang cocok dan dapat dijalankan di sekolahnya masing-masing.

“Kalau implementasi sudah sejak tahun 2019 ya untuk batik, karena yang sudah ada pedomannya. Kalau yang lain belum ada pedomannya. Nah ini kami mendorong agar boga juga ditambahkan tahun ini,” ucapnya, Selasa (11/01/2022).

Menurutnya, dipilih batik karena provinsi DIY dikenal sebagai kota batik dan mendukung Kabupaten Gunungkidul sebagai tujuan wisata yang harus didukung oleh adanya kerajinan batik yang ditingkatkan. Minimal, siswa dapat mengenal dan mengetahui proses pembuatan batik. Kemudian yang akan disusul dengan mulok boga karena rekat dengan produk-produk wisata yang sering dijajakan ke wisatawan.

Berita Lainnya  Banyak SD Minim Siswa, Disdikpora Gunungkidul Terus Kaji Rencana Penggabungan Sekolah

“Mulok boga baru tahap awal, mulok yang sudah jalan memang baru batik. Mulok boga sedang kami persiapkan pedomannya,” imbuh Asbani.

Ia menambahkan, dalam pendampingannya berjalan bertahap. Pada tahun 2022 ini akan dipilih 30 SD yang konsisten dalam mengiplementasikan mulok batik untuk diberikan pelatihan yang nantinya setiap sekolah akan secara mandiri melaksanakan mulok boga. Pihaknya juga mempersilahkan setiap sekolah untuk memilih dan menuangkan mulok di dalam kurikulum sesuai dengan karakteristik wilayah serta kesanggupan melaksanakannya.

“Ini kan baru mencoba awal, tapi ada sekolah yang sudah improvisasi menambahkan mulok boga di sekolahnya,” terangnya.

Adanya mulok sesuai karakteristik wilayah juga bertujuan untuk mengembangkan kompetensi yang sesuai dengan ciri khas dan potensi daerah, memberikan bekal pengetahuan keterampilan, membentuk sikap dan perilaku, serta memberikan wawasan yang luas dan mantap tentang keadaan lingkungan dan kebutuhan masyarakat.

Berita Lainnya  Ini Dampak Suasana Pendidikan Yang Dirasakan Sekolah Favorit Pasca Penerapan Sistem Zonasi

“Selain itu kan juga ada mulok wajib dari pemerintah provinsi yaitu Bahasa Jawa, dan ini mulok wajib pilihan yang sesuai dengan kondisi daerah yang bisa dikembangkan,” ungkap dia.

Kepala SDN Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Joko Purnomo, menyampaikan jika pihaknya sudah menjalankan mulok boga sejak beberapa waktu lalu. Namun pelaksanaannya sendiri harus terhenti sementara lantaran adanya covid19 yang mengharuskan siswa belajar di rumah. Ia pun menyambut baik adanya rencana penambahan boga sebagai mulok wajib pilihan di Gunungkidul.

“Kalau mulok wajib pilihan dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sudah ada boga, ini direncanakan kembali dilaksanakan setelah semua siswa divaksin. Selain itu mulok wajib seperti bahasa jawa juga wajib ada, kalau kami program unggulannya di bahasa inggris, IT, dan TPA,” pungkasnya.

Berita Lainnya  Ada Anak Didik Binaan Yang Akan Ikuti Ujian Nasional SMP, Begini Langkah LPKA Wonosari

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler