Connect with us

Pendidikan

Resahnya Wali Murid SMA N 1 Playen, Mulai Pencairan KIP Tidak Jelas hingga Teror Soal Sumbangan

Diterbitkan

pada

Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rasa bingung bercampur emosi barangkali itulah yang nampak pada D dan S, warga Kapanewon Playen yang menyekolahkan putra-putrinya di SMA Negeri 1 Playen. D dan S sendiri merupakan bagian dari 60 wali siswa lainnya yang seharusnya mendapatkan manfaat dari Program Indonesia Pintar. Secara fisik, putra-putri mereka memang memegang Kartu Indonesia Pintar.

Mereka merupakan wali dari siswa kelas XI SMAN 1 Playen. Seharusnya putra-putri mereka mendaparkan bantuan senilai Rp 500 ribu pada tahun 2019 lalu. Sedangkan pada 2020 ini harusnya menerima Rp 1 juta.

Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, saat ditemui di rumahnya pada Kamis (24/09/2020) pagi, D mengaku tidak tahu persis jumlah yang harusnya diterima anaknya sebagai penerima bantuan. Karena, pihak sekolah sendiri juga tidak pernah memberi tahu bagaimana detail proses pencairan atau nilai bantuan.

Terakhir, D mendapatkan undangan pada 7 September lalu. Undangan tersebut berkop sekolah, dan bertandatangan kepala SMAN 1 Playen, Aji Pramono.

Ibu dua anak ini mengaku cukup emosi, karena di masa pandemi seperti saat ini pada pertemuan awal September, pihak sekolah justru meminta sumbangan. Bagi jumlah sesenilai Rp 1,4 juta dengan dalih program penunjang pembelajaran dengan deadline pada April 2021 sangatlah banyak.

“Kami dimintai partisipasi, demi terselenggaranya program sekolah ini, begitu dalihnya karena tidak bisa tercover oleh APBN, APBD Provinsi, dan juga BOS,” jelas D.

Menurutnya, anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan pagar sekolah. Padahal, pada 2019 lalu, D juga dimintai partisipasi sebesar Rp 2,6 juta dengan dalih untuk membangun gedung kesenian sekolah.

Berita Lainnya  Dinas Adakan Pra KSN, Siswa Juara Bakal Maju Tingkat Nasional

“Karena ekonomi saya juga ngepas, saya belum bayar untuk yang dimintai pada tahun 2019. Tapi nyatanya anak saya didiskriminasi, seperti kartu ujian beda, anak saya pas nerima pulang dan nangis,” beber D.

Kala itu D juga sempat merekam pertemuan pihak sekolah dengan wali siswa di tengah pandemi. Dikatakan D, sampai putrinya duduk di kelas XI tidak mengenal siapa komite sekolah.

“Saat dimintai sumbangan, ada bapak-bapak berseragam yang memberi penjelasan mengenai kebutuhan anggaran,” jelasnya.

Pihak sekolah sendiri juga memberi penawaran apabila ada orang tua siswa yang tidak mampu silakan minta keringanan. Namun demikian jumlah keringanan berapa pihak sekolah tidak bisa memberi penjelasan.

Berita Lainnya  Siap Bersaing di PIMNAS, 23 Proposal PKM UMY Lolos Pendanaan Kemendikbudristek

“Seusai rapat, saya dan Pak S memberanikan diri untuk meminta salinan RAPBS, namun yang tadinya meminta partisiasi dana itu meminta saya bertemu kepala sekolah,” jelas D.

Pihaknya kemudian diarahkan untuk masuk ke ruang kepala sekolah. Namun pihak sekolah tidak bisa menunjukkan salinan RAPBS.

“Muter-muter pada intinya tidak bisa, katanya ndak bisa mau dilewatkan whatsapp tapi sampai sekarang gak dikasih,” imbuhnya.

Belum soal permintaan sumbangan ini usai, pihaknya kemudian kaget dengan pemanggilan siswa-siswi keesokan harinya pada 8 September. Kala itu, putrinya diarahkan bersama siswa lain untuk masuk ke ruang perpustakaan.

Putrinya disodori slip penarikan KIP dari BNI. D mengatakan, putrinya diberi dua slip penarikan dengan jumlah Rp 1 juta dan Rp 500 ribu. Saat itu, putrinya yang dimintai persetujuan apabila anggran tersebut untuk membayar sumbangan.

Berita Lainnya  Disdikpora Pastikan Pelajar di Gunungkidul Mulai Masuk Sekolah Pada 4 Januari Mendatang

“Anak saya saat itu cuma diam, sampai rumah cerita, soalnya pegang KIP, dan sejak SMP cair dikasih langsung ke kami,” jelasnya.

Sementara itu, S  juga mengaku pada 2019 lalu sudah nyicil sekitar Rp 2,1 juta. Tapi ia juga mengherankan kalau KIP nya juga tidak cair.

“Anak saya cerita, disuruh tanda tangan dan ngisi nomor rekening pada slip dikasih tau kalau uangnya untuk bayar sumbangan yang 2020,” jelasnya.

Sy mengherankan, pihak sekolah seringkali menerornya melaluin platform whatsapp kaitannya dengan uang sumbangan. Sy mulai membayar sumbangan karena saat anak mau ujian tidak dikasih nomor kode ujian.

“Dengan pertanyaan-pertanyaan ini kami mengalami kebuntuan dan memberanikan diri konsultasi ke Balai Dikmen Gunungkidul, dan juga Disdikpora DIY,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler