fbpx
Connect with us

Info Ringan

Delapan Tips Mengajari si Kecil Belajar Menabung

Published

on

 Jogja,(pidjar.com)–Menabung sangatlah penting karena bisa mengajarkan kita betapa berharganya uang tersebut. Sesuatu yang penting seperti menabung sebaiknya dipelajari sedini mungkin demi masa depan yang cerah. Seorang yang pintar dalam mengelola uang tidak bisa dibentuk hanya dalam satu hari. Mereka belajar dari pengalaman bertahun-tahun ditambah dengan bimbingan orang tua sejak kecil. Maka dari itu, tidak ada salahnya jika anda mulai berbagi keahlian anda sebagai pengelola uang kepada anak-anak anda yang masih hijau. Supaya mereka bisa mengerti dan menghargai bahwa uang itu sangat berharga dan tidak baik untuk dihambur-hamburkan. Berikut delapan tips mengajari si kecil dalam belajar menabung.

1.Buka Tabungan Pribadi Untuk Anak Anda

Tabungan ini akan memberi mereka harapan punya uang sendiri suatu hari, dan mulai menabung sejak dini. Setelah rekening dibuka, semangati anak untuk disiplin mengisi tabungan secara teratur, atau bisa juga anda minta anak anda menabung di rumah terlebih dahulu setelah itu bawa celengan ke bank bersama-sama untuk dimasukan ke tabungan.

2.Biasakan Anak Menyisihkan Uang Jajan

Setelah punya rekening atau celengan pribadi di rumah, biasakan anak anda untuk menyisihkan sebagian uang jajan atau uang lain yang ia terima, misalkan pemberian dari kakek-nenek atau paman-bibi. Jangan sampai uang yang untuk ditabung sengaja diberi oleh anda. Contohnya, selalu minta kepada anak anda untuk menyisihkan 10% dari total uang jajang yang anda beri setiap minggu. Aktifitas seperti ini yang merangsang anak untuk menabung secara otomatis jika nanti sudah terbiasa.

  1. Buat Daftar Belanjaan Khusus Untuk Anak
Berita Lainnya  Delapan Makanan Untuk Mengatasi Sembelit Pada Si Kecil

Ketika berbelanja bulanan, anda tidak harus meninggalkan anak di rumah. Anak anda boleh ikut, dengan syarat ia punya daftar belanjaan sendiri. Daftar belanjaan anak itu harus didiskusikan dengan anda, sehingga anak anda akan tahu mana yang kebutuhan dan mana keinginan. Dengan demikian, anak anda akan tahu mana yang menjadi prioritas. Saat berbelanja usahakan untuk tidak melenceng dari daftar tersebut. Secara tidak sadar, lambat laun anak anda akan terbiasa memprioritaskan merancang daftar kebutuhannya setiap bulan.

4.Matikan Alat Rumah Tangga Jika Tidak Digunakan

Berhemat tidak selalu harus berhubungan dengan uang, dengan memelihara peralatan rumah tangga juga sudah termasuk berhemat. Terapkan hal ini pada anak anda sehingga ia terbiasa menghargai barang. Jika barang miliknya terawat, maka ia tidak harus sering membeli barang baru dan uangnya bisa untuk ditabung. Beberapa contohnya adalah, mematikan komputer jika tidak digunakan, matikan lampu saat keluar ruangan. Biarkan ia terbiasa dengan hal ini sehingga di masa depan ia bisa lebih berhemat.

5.Beli Barang Sesuai Kebutuhan Utama

Jangan pernah mengajarkan pemborosan pada anak. Orang tua biasanya tidak tahu antara batasan pemborosan dan sayang anak. Sayang anak berarti mempersiapkan anak untuk kehidupannya di masa depan, sementara pemborosan adalah membelikan banyak barang asalkan anak senang tanpa tahu konsekuensinya di masa mendatang.

Berita Lainnya  Lima Tips Membaca Supaya Efektif dan Efisien

6.Belikan Celengan

Supaya anak-anak semangat menabung, cara paling sederhana adalah dengan membelikan mereka celengan berbentuk lucu, bisa yang berbentuk binatang atau bergambar tokoh kartun kesayangannya. Dengan begitu, Si Kecil akan semangat untuk mengisinya setiap hari. Janjikan juga kepadanya untuk membelikan celengan baru yang lebih bagus jika celengan yang dimilikinya sudah terisi penuh. Wah, dijamin mereka pasti makin semangat menabung deh!

7.Tentukan Uang Saku Yang Tepat

Cobalah untuk membuat sebuah budget pengeluaran yang dibutuhkan dengan anak. Dengan cara itu, mereka belajar bahwa pengeluaran mereka bukannya tidak terbatas. Memutuskan apakah dia perlu untuk mendapatkan jumlah tambahan untuk mainan dan permen.

8.Jangan Lewatkan Kesempatan Untuk Pembelajaran

Perhatikan perilaku anak Anda – lihat apa yang ingin dia beli. Tanyakan kepadanya bagaimana ia berencana untuk membayar keinginannya. Ini adalah jendela Anda, untuk apakah “pesan” anda atas pelajaran tentang uang, mereka dapatkan. kata “Aku ingin” dan “Aku perlu” selalu merupakan peluang bagi Anda untuk mengajar.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler