Kriminal
Dibekuk Saat Jualan Es Krim, Pelaku Pencabulan Bocah SMP Sempat Dikepung Warga
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang pedagang es cream keliling, H (38) warga Padukuhan Pringwulung, Desa Krambilsawit, Kecamatan Saptosari nyaris menjadi sasaran amuk warga. Pria tengah baya tersebut ditangkap lantaran dilaporkan telah mencabuli Mawar (15), seorang pelajar warga Kecamatan Playen. H sendiri yang sempat dikepung puluhan warga akhirnya harus dievakuasi dan dibawa ke Mapolsek Playen guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Informasi yang berhasil dihimpun pidjar-com-525357.hostingersite.com, peristiwa pencabulan yang dialami oleh korban sendiri terjadi pada Selasa (28/01/2020) siang lalu. Kala itu, H tengah berjualan es krim di dekat salah satu Sekolah Dasar di Kecamatan Playen. Mawar yang tertarik kemudian mendatangi H dan memesan satu potong es cream. Namun kala itu, Mawar belum membawa uang. Mawar kemudian masuk ke rumah untuk mengambil uang. Rumah korban sendiri saat itu memang dalam kondisi sepi lantaran sang ibu sedang menjenguk tetangga yang tengah sakit.
Namun, entah apa yang saat itu dipikirkan pelaku, ia kemudian membuntuti Mawar masuk ke dalam rumah. Sesampai di dalam rumah, H langsung menutup pintu. H lantas mendatangi korban dan langsung memeganginya. Pelaku kemudian berusaha untuk meraba-raba serta menciumi Mawar.
Mendapatkan perlakuan semacam ini, Mawar langsung berusaha berontak. Namum pemberontakan ini justru semakin membuat pelaku bernafsu dan beringas. Bahkan H juga sempat sudah mengeluarkan alat vitalnya. Setelah puas mencabuli korban, pelaku lantas kabur. Sebelumnya, ia mengancam dan berpesan agar kejadian ini tidak diberitahukan kepada siapapun.
Sore harinya, Mawar yang ketakutan lantas menceritakan apa yang dialaminya kepada orang tuanya. Mendengar aduan Mawar, murkalah orang tua serta keluarga besarnya. Oleh keluarga, hal tersebut lantas dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas serta Babinsa di wilayah mereka tinggal.

Menindaklanjuti laporan itu, Bhabinkamtibmas serta Babinsa dan sejumlah warga lantas merancang skenario penangkapan terhadap pelaku. Hingga pada Jumat (31/01/2020) siang tadi, H terlihat berjualan es krim di dekat sekolah. Melihat H, petugas dan warga kemudian melakukan penangkapan. Ia lantas dibawa ke rumah keluarga Mawar untuk dilakukan interogasi.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Playen, AKP Jusuf Tianotak membenarkan peristiwa ini. Pelaku sendiri ditangkap oleh kakak ipar korban bersama dengan petugas.
“Warga sempat berdatangan mengintrogasi pelaku, pelaku sendiri saat dimintai keterangan jawabannya berbelit-belit,” ucap Kapolsek, Jumat sore.
Kabar perihal penangkapan pelaku pencabulan ini kemudian menyebar di masyarakat. Hanya dalam beberapa waktu, warga yang datang untuk ikut menyaksikan proses pemintaan keterangan semakin banyak. Melihat situasi yang tidak kondusif tersebut, diputuskan untuk mengevakuasi yang bersangkutan ke Mapolsek Playen.
Jusuf menerangkan bahwa proses hukum kasus ini dilakukan. Saat ini, pihaknya telah melimpahkan kasus pencabulan yang dialami Mawar kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Gunungkidul.
“Untuk pelaku diamankan di Mapolres Gunungkidul,” tandasnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized5 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
