fbpx
Connect with us

Kriminal

Dibekuk Saat Jualan Es Krim, Pelaku Pencabulan Bocah SMP Sempat Dikepung Warga

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Seorang pedagang es cream keliling, H (38) warga Padukuhan Pringwulung, Desa Krambilsawit, Kecamatan Saptosari nyaris menjadi sasaran amuk warga. Pria tengah baya tersebut ditangkap lantaran dilaporkan telah mencabuli Mawar (15), seorang pelajar warga Kecamatan Playen. H sendiri yang sempat dikepung puluhan warga akhirnya harus dievakuasi dan dibawa ke Mapolsek Playen guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Informasi yang berhasil dihimpun pidjar.com, peristiwa pencabulan yang dialami oleh korban sendiri terjadi pada Selasa (28/01/2020) siang lalu. Kala itu, H tengah berjualan es krim di dekat salah satu Sekolah Dasar di Kecamatan Playen. Mawar yang tertarik kemudian mendatangi H dan memesan satu potong es cream. Namun kala itu, Mawar belum membawa uang. Mawar kemudian masuk ke rumah untuk mengambil uang. Rumah korban sendiri saat itu memang dalam kondisi sepi lantaran sang ibu sedang menjenguk tetangga yang tengah sakit.

Namun, entah apa yang saat itu dipikirkan pelaku, ia kemudian membuntuti Mawar masuk ke dalam rumah. Sesampai di dalam rumah, H langsung menutup pintu. H lantas mendatangi korban dan langsung memeganginya. Pelaku kemudian berusaha untuk meraba-raba serta menciumi Mawar.

Mendapatkan perlakuan semacam ini, Mawar langsung berusaha berontak. Namum pemberontakan ini justru semakin membuat pelaku bernafsu dan beringas. Bahkan H juga sempat sudah mengeluarkan alat vitalnya. Setelah puas mencabuli korban, pelaku lantas kabur. Sebelumnya, ia mengancam dan berpesan agar kejadian ini tidak diberitahukan kepada siapapun.

Sore harinya, Mawar yang ketakutan lantas menceritakan apa yang dialaminya kepada orang tuanya. Mendengar aduan Mawar, murkalah orang tua serta keluarga besarnya. Oleh keluarga, hal tersebut lantas dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas serta Babinsa di wilayah mereka tinggal.

Menindaklanjuti laporan itu, Bhabinkamtibmas serta Babinsa dan sejumlah warga lantas merancang skenario penangkapan terhadap pelaku. Hingga pada Jumat (31/01/2020) siang tadi, H terlihat berjualan es krim di dekat sekolah. Melihat H, petugas dan warga kemudian melakukan penangkapan. Ia lantas dibawa ke rumah keluarga Mawar untuk dilakukan interogasi.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Playen, AKP Jusuf Tianotak membenarkan peristiwa ini. Pelaku sendiri ditangkap oleh kakak ipar korban bersama dengan petugas.

“Warga sempat berdatangan mengintrogasi pelaku, pelaku sendiri saat dimintai keterangan jawabannya berbelit-belit,” ucap Kapolsek, Jumat sore.

Kabar perihal penangkapan pelaku pencabulan ini kemudian menyebar di masyarakat. Hanya dalam beberapa waktu, warga yang datang untuk ikut menyaksikan proses pemintaan keterangan semakin banyak. Melihat situasi yang tidak kondusif tersebut, diputuskan untuk mengevakuasi yang bersangkutan ke Mapolsek Playen.

Jusuf menerangkan bahwa proses hukum kasus ini dilakukan. Saat ini, pihaknya telah melimpahkan kasus pencabulan yang dialami Mawar kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Gunungkidul.

“Untuk pelaku diamankan di Mapolres Gunungkidul,” tandasnya.

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler