Pemerintahan
Dibuat Empat Lajur, Ruas JJLS Legundi-Planjan Akan Diperlebar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Kabupaten Gunungkidul saat ini masih proses pengerjaan dibeberapa titik. Rencananya, pemerintah akan melakukan pelebaran di ruas jalan Legundi sampai dengan Planjan. Hal ini dimaksudkan agar jalan di sisi selatan Gunungkidul semakin lebar dan mempermudah akses lalu lintas masyarakat maupun wisatawan.
Pendamping Lapangan Proyek Provinsi, Harno mengatakan pada segmen Panggang khususnya Legundi sampai dengan Planjan merupakan jalur yang dibangun diawal proyek JJLS ini. Lebar jalan sendiri hanya berkisar 14 meter. Dari hasil pengamatan dan kajian yang dilakukan oleh tim provinsi jalur tersebut nyatanya masih dianggap kurang lebar.
Sehingga pemerintah melakukan redesain atas pembangunan JJLS di segmen tersebut. Hingga kemudian tercetus rencana pelebaran jalan pada ruas tersebut.
“Iya akan ada pelebaran jalan dari yang semula 14 meter menjadi minimal 30 meter,” terang Harno, Senin (22/03/2021).
Lebih lanjut ia menerangkan, pada segmen Legundi-Planjan ini panjang jalannya 19 km meter. Selasa (24/03/2021) esok akan dilakukan sosialisasi menyasar warga sekitar yang sekiranya terdampak pembebasan lahan.

“Tentu harus ada pembebasan lahan kembali dengan luasan tanah yang tidak sedikit. Besok baru akan disosialisasilan, berkaitan dengan persiapan dan penentuan kebutuhan lahan,” sambungnya.
Adapun kedepan, ruas jalan tersebut akan dibagi menjadi 4 lajur seperti jalur-jalur besar pada umumnya. Sehingga akan mempermuda akses lalu lintas, dimana jalur ini akan menjadi jalur selatan yang menghubungkan beberapa kabupaten.
“Untuk sosialisasi ini baru masuk ditahap I pekerjaan persiapan yaitu perencanaan kebutuhan lahan,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, JJLS yang membentang di Kabupaten Gunungkidul panjangnya mencapai 76,34 km. Dari Purwosari sampai dengan Girisubo yang menyambung ke Kabupaten Wonogiri. Saat ini pengerjaan yang masih dilakukan yaitu di segmen Rongkop-Girisubo, Legundi, dan yang baru mulai adalah Planjan-Tepus.
Sementara itu, Kepala Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana Gunungkidul, Winaryo mengatakan pembebasan lahan untuk pelebaran jalan direncanakan dilakukan pada 2022 mendatang. Kemudian untuk desainnya jalur tersebut akan dibuat 4 lajur layaknya ring road di Jogja.
“Iya akan mirip seperti di Rongkop itu. Tapi ini merupakan ranah provinsi,” ujar Winaryo.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
