Pemerintahan
Animo Tinggi Warga Gunungkidul Akses Bantuan Melalui Program Kartu Pra Kerja
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Minat warga Gunungkidul untuk mengikuti program Kartu Pra Kerja dari pemerintah cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari antusiasme masyarakat dalam mengakses program kartu Pra Kerja gelombang 19 yang kembali dibuka oleh Kementrian Tenagakerja sejak Kamis (28/08/2021) kemarin. Pada gelombang sebelumnya, telah ada lebih dari 30.000 warga Gunungkidul yang mengikuti program Pra Kerja.
Kepala Bidang Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul, Ahsan Jihadan mengatakan, data di tahun 2021 pada gelombang ke-12 hingga ke-17, terdapat 13.077 warga Gunungkidul yang mengakses program ini. Sementara pada tahun 2020, pada gelombang ke-1 hingga ke-11 terdapat 19.293 warga yang mengakses program pra kerja.
“Per kabupaten dan kota tidak ada kuotanya, semua berdasarkan dengan sistem. Jadi yang melakukan seleksi adalah sistem,” jelas Ahsan, Jumat (29/08/2021).
Ahsan menambahkan, banyaknya warga yang dirumahkan atau kehilangan mata pencaharian akibat pandemi berkepanjangan yang masih terjadi ini menjadi penyebab tingginya animo warga Gunungkidul yang mengakses program ini. Program ini juga bisa dijadikan modal mereka untuk lebih kreatif dalam membaca peluang.
“Ada berbagai macam pelatihan yang bisa diakses di situ, misalnya pelatihan marketing, pelatihan tata boga dan lain sebagainya yang bisa dilakukan secara online. Selain itu, peserta juga mendapatkan insentif yang bisa dijadikan modal,” ujarnya.

Sementara itu, warga Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen, Nanang Haryanto mengaku cukup terbantu dengan adanya program kartu pra kerja. Ia sendiri memilih paket ojol marketing dan bahasa Inggris.
“Insentifnya bisa untuk nyambung hidup di masa sulit seperti sekarang ini, terus pelatihannya juga bermanfaat untuk memberikan servis kepada customer,” kata Nanang.
Sebagaimana diketahui, informasi lengkap terkait pendaftaran dapat dibaca melalui laman www.prakerja.go.id/faq. Nantinya, peserta Kartu Prakerja yang lolos akan mendapatkan insentif berupa bantuan dari pemerintah sebesar Rp 3,5 juta.
Rinciannya, peserta Kartu Prakerja Gelombang 19 akan mendapatkan uang bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta, insentif pasca-pelatihan Rp 600.000,- per bulan selama empat bulan, dan insentif survei Rp. 50.000,- untuk tiga kali.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
