fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Dicek Bupati, Pos-pos Pengamanan dan Pelayanan Ini Siap Layani Masyarakat Selama 18 Hari ke Depan

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)–Tak lama lagi, nuansa khas Lebaran kembali mewarnai Kabupaten Gunungkidul. Datangnya ratusan ribu pemudik akan membuat Gunungkidul layaknya kota-kota besar di Indonesia yang tak luput dari kemacetan serta keramaian.

Guna menunjang kenyamanan para warga masyarakat maupun pemudik serta wisatawan dalam merayakan hari raya Lebaran di Gunungkidul, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, terus mematangkan persiapan. Salah satunya adalah melakukan monitoring kesiapan Pos pengamanan (Pospam) dan Pos pelayanan (Posyan) jelang dimulainya arus mudik lebaran pasca pemberlakuan cuti bersama ini. Diperkirakan dalam beberapa hari mendatang, gelombang pemudik sudah mulai masuk ke Gunungkidul.

Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan, berdasarkan pantauan langsung yang dilaksanakannya pada Jumat (08/06/2018) siang tadi, seluruh persiapan sudah dalam tahap final. Seluruh pos baik pengamanan maupun pelayanan telah dalam kondisi siap untuk dimanfaatkan. Begitupun juga dengan seluruh fasilitas maupun petugas jaga di pos-pos tersebut.

Berita Lainnya  Besaran Upah Minimal Kabupaten Telah Disepakati, Gunungkidul Menjadi Yang Terendah se-DIY

“Semua sudah siap, baik TNI/Polri maupun petugas kami maupun elemen masyarakat yang membantu sudah siap dalam membantu dan melayani pemudik yang masuk ke Gunungkidul,” tandas Badingah.

Dengan persiapan yang telah matang ini, Badingah berharap agar nantinya arus mudik maupun balik pada musim Lebaran tahun ini bisa berjalan dengan lancar. Selain itu juga arus pariwisata di Gunungkidul bisa tetap ramai oleh wisatawan.

Adapun untuk pos pengamanan dan pelayanan, pihaknya membangun di beberapa titik, diantaranya adalah Pospam Hargodumilah, Pospam Siyono, Posyan Pasar Argosari, Posyan Terminal Wonosari, Posyan Semin, Pospam Baron, Pospam Pulangsyawal. Pos tersebut difungsikan selama 18 hari ke depan yaitu mulai Jumat (08/06/2018) hingga Senin (25/06/2018).

Berita Lainnya  Kematian Puluhan Ternak di Nglipar Dipastikan Bukan Karena PMK, Ini Penyebabnya

“Silahkan dimanfaatkan oleh para wisatawan, pemudik, atau warga masyarakat umum,” kata Bupati.

Selain melakukan pemantauan di Pospam dan Posyan, dalam kegiatan tersebut, Bupati juga melakukan pemantauan di pasar terkait dengan dampak kenaikan harga dengan mulai mendekatinya hari raya. Hingga saat ini menurut Badingah, harga kebutuhan pokok masih cenderung stabil.

Terkait harga kebutuhan pokok di pasaran, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Gunungkidul, Krisna Berlian menambahkan bahwa harga beberapa komoditi bahkan mengalami penurunan. Seperti misalnya harga telur yang beberapa lalu sempat menyentuh angka Rp25.000 per kilogram, mendekati hari raya ini justru turun ke angka Rp21.000 per kilogram.

“Untuk daging saat ini masih stabil namun berpotensi mengalami kenaikan menjelang hari raya ini,” imbuhnya.

Berita Lainnya  Sempat Terhenti, Seleksi CPNS Dilanjutkan September Mendatang

Untuk komoditas yang mengalami kenaikan yaitu kelapa, namun tidak signifikan hanya naik Rp1.000/ butir. “Sebelumnya dari Rp4.000/butir menjadi Rp5.000/butir,” katanya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler