Pemerintahan
Capaian Masih Rendah, Dinas Kesehatan Mulai Intensifkan Vaksinasi Covid19 Bagi Pelajar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tengah menggenjot pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar yang usianya 12 sampai 18 tahun. Siswa di beberapa sekolah telah menjalani program vaksinasi baik tahap pertama maupun sudah sampai ditahap kedua.
Sekretaris Dinas PendidikanPemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Sudya Marsita mengungkapkan jika pihaknya telah melakukan pendataan bagi pelajar yang akan menerima vaksinasi, setidaknya terdapat 16.000 pelajar yang akan disasar.
Pendataan ini dilakukan melalui koordinasi dengan tiap-tiap sekolah yang berada di Gunungkidul, namun untuk pelaksanaannya Disdikpora tetap menyerahkan pengajuan kepada Dinas Kesehatan Gunungkidul.
“Setelah ada pengajuan vaksinasi, nanti pelaksanaannya menunggu jadwal dari Dinkes,” kata Sudya Marsita, Sabtu (14/08/2021).
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Gunungkidul, Sumitro menyampaikan jika vaksinasi dosis pertama bagi pelajar di Gunungkidul masih tergolong rendah.

Adapun capaian vaksinasinya sendiri baru mencapai 11,05%, namun presentase tersebut belum menghitung santri yang berada di pesantren yang kebanyakan berasal dari luar Gunungkidul. Beragam kendala menghambat pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar, seperti terlambatnya vaksin yang datang dan keterbatasan sumber daya manusia.
“Kalau datanya berdasarkan di Dukcapil ya, kemungkinan bisa bertambah karena pesantren belum masuk,” ucap Sumitro.
Pihaknya pun tetap optimis pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar akan berjalan sesuai waktu yang ditentukan. Beberapa skema tengah dipersiapkan untuk menunjang segera terlaksana vaksinasi tersebut, seperti pendistribusian vaksin ke tiap sekolah agar memudahkan pelayanan vaksinasi, serta tetap berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan setempat.
Sebelumnya, sebanyak 310 pelajar jenjang SMP dan SMA telah melaksanakan vaksinasi dosis kedua pada Kamis (12/08/2021) di SMP N 2 Wonosari, kegiatan tersebut diselenggarakan atas kerjasama antara Badan Intelijen Negara (BIN) dengan Dinas Kesehatan Gunungkidul. (RONI)
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized7 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
