Connect with us

Pemerintahan

Digelontor Anggaran Pembangunan, Dua Puskesmas Ini Akan Jadi Embrio Rumah Sakit Baru di Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Setelah pembangunan Rumah Sakit Saptosari selesai, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Kesehatan akan melakukan pembangunan Puskesmas yang diinisiasi. Puskesmas ini diharapkan menjadi embrio rumah sakit dengan tipe D. Diharapkan nantinya, konsep Puskesmas sebagai embrio rumah sakit ini akan semakin mempermudah akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah pinggiran. Adapun dua puskesmas yang digagas menjadi rumah sakit tipe D yakni Puskesmas 2 Ponjong dan Puskesmas 2 Patuk.

Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka mengungkapkan, saat ini pemerintah melalui Dinas Kesehatan selain fokus dalam pembangunan dan persiapan operasional RSUD Saptosari juga tengah melakukan pembangunan puskesmas yang diharapkan menjadi embrio Rumah Sakit Tipe D. Adapun saat ini dengan pembangunan infrastruktur tersebut, untuk Puskesmas 2 Ponjong yang semula berstatus Rawat Jalan menjadi Rawat Inap.

Berita Lainnya  Kontak Langsung Dengan Pasien Corona Wonosari, Hasil Rapid Test 5 Orang Tunjukkan Hasil Positif

Tahun 2019 ini, sedikitnya dana sebesar 6 miliar rupiah digunakan untuk membangun Puskesmas ini. Pembangunan yang dilakukan dengan perubahan status adalah penyediaan ruangan yang dapat digunankan rawat inap. Jika nantinya jika pembangunan itu telah selesai, dari Dinas Kesehatan sendiri langsung akan melakukan perubahan status di mana yang sebelumnya hanya dapat melakukan pelayanan rawat jalan, kemudian dapat melakukan rawat inap dan menjadi embrio rumah sakit tipe D.

“Sedang dalam tahapan pembangunan ruang rawat inap. Kemarin kita dapat lahan sekitar 5000 meter persegi yang kemudian dibangun fasilitas rawat inap,” kata Priyanta Madya Satmaka, Rabu (30/10/2019).

Kemudian untuk pembangunan Puskesmas Patuk 2, pemerintah sedikitnya telah mengeluarkan dana sebesar 8 miliar. Dana ini akan digunakan untuk mempersiapkan kelengkapan fasilitas kesehatan. Nantinya untuk proses pembangunan dan penyempurnaan segala fasilitas masih membutuhkan dana yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah anggaran yang telah digelontorkan.

“Kalau untuk 2020 atau 2021 sepertinya belum lah. Kan kita masih fokus di RSUD Saptosari. Untuk di dua puskesmas ini juga masih nyicil pembangunannya,” tambah dia.

Pengembangan dan pembangunan ini diharapkan Priyanta nantinya akan lebih mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Sehingga segala sesuatunya dapat tertangani dengan baik.

Berita Lainnya  Masjid di Desa Ini Dapat Bantuan Sapi Kurban Seberat 1,1 Ton Dari Presiden Jokowi

Disinggung mengenai progress rumah sakit Saptosari tipe D, saat ini pihaknya juga tengah menyiapkan regulasi serta segala keperluan yang yang dibutuhkan. Mulai dari kelengkapan, hingga kebutuhan tenaga medis dan staff untuk menunjang pelayanan dan kinerja. RSUD Saptosari sendiri ditargetakan dapat mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2020 mendatang.

“Mudah-mudahan semua berjalan lancar. Kalau untuk tahun ini yang rehab bangunan ada Puskesmas Wonosari dan Paliyan. kemudian untuk penambahan ruangan di Puskesmas Patuk 2 dan Ponjong 2 itu,” tutup Priyanta.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata19 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler