Pendidikan
Dinas Akan Panggil Oknum Guru yang Digrebek Warga di Dalam Kamar Bersama Istri Orang
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul akan melakukan pemanggilan terhadap Tim, oknum PNS yang kegrebek warga Padukuhan Karangsari, Kalurahan Pengkol, Kapanewon Nglipar. Pemanggilan dilakukan oleh dinas untuk mengetahui duduk permasalahan yang terjadi.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Bahron Rosyid mengatakan, Selasa (29/09/2020) malam pihaknya baru mendengar informasi penggerebekan yang dilakukan warga Karangsari terhadap Tim. Dari informasi awal yang didapat, dinas kemudian akan segera melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan untuk meminta klarifikasi.
“Baru besok kami undang ke Dinas untuk dimintai klarifikasi atas apa yang terjadi,”kata Bahron, Rabu (30/09/2020).
Menurutnya, klarifikasi ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui duduk permasalahan. Kemudian nantinya hasil klarifikasi itu akan dijadikan bahan pemeriksaan. Akan dibentuk sebuah tim pemeriksaan untuk menangani perkara itu. Jika nantinya terdapat unsur pelanggaran, maka sanksi juga akan menyesuaikan.
“Tergantung nanti hasil klarifikasi dan pemeriksaan itu bagaimana, apakah pelanggaran disiplin yang terjadi ringan, sedang, atau berat,” tambah dia.

Adapun dinas memiliki waktu untuk penyelesaian perkara semacam ini paling tidak dilakukan selama 2 sampai 3 minggu kedepan.
Sebagai informasi, Tim digrebek oleh warga pada Senin (28/09/2020) malam di rumah Yan warga Padukuhan Karangsari. Saat penggerebekan itu pasangan selingkuh ini tengah berada di dalam kamar, warga yang datang kemudian menyeret untuk keluar rumah. Bahkan kasus tersebut sempat dibawa ke Polsek Nglipar, setelah dilakukan mediasi kasus tersebut selesai secara kekeluargaan.
Sementara itu, Kepala UPT PAUD dan SD Nglipar, Nur Sariyanto mengatakan, pihaknya masih menunggu perkembangan kasus yang dialami oleh Tim, oknum guru di SD Glompong, Kalurahan Pengkol.
“Kita tunggu perkembangannya. Nanti tentu ada pembinaan yang kami lakukan sembari menunggu hasil pemeriksaan dari dinas berikut dengan sanksinya,” ujar Nur Sariyanto.
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
