Connect with us

Pemerintahan

Dipicu Penggunaan Insektisida Yang Ngawur, Nyamuk Gunungkidul Paling Resisten di DIY

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Gunungkidul terjadi pada awal tahun 2020 ini. Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul sendiri menduga, bahwa saat ini sudah ada satu orang warga yang meninggal lantaran kasus tersebut. Sementara temuan mencengangkan juga diketahui lantaran menurut hasil uji laboratorium di Loka Litbang P2B2 Banjarnegara, menyatakan bahwa nyamuk Gunungkidul tergolong lebih resisten obat atau anti nyamuk dibanding kabupaten/kota lain di DIY.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penularan Penyakit (P2P), Dinkes Kabupaten Gunungkidul, Sumitro menyatakan, pada awal tahun inim sudah ada 139 kasus DBD di Gunungkidul. Angka tersebut menurutnya cukup tinggi jika dibandingkan dengan Kabupaten Bantul, Sleman, Kota dan dan Kabupaten Kulon Progo.

Berita Lainnya  Meriahnya Penilaian Lomba Desa di Giriharjo, Warga Pertontonkan Semangat Gotong Royong Yang Luar Biasa

“Kita paling tinggi sementara paling rendah di Kulonprogo. Untuk sementara ada 1 kasus diduga pasien meninggal dunia karena DBD,” ujar Sumitro, Senin (17/02/2020).

Ia menambahkan, berdasarkan hasil uji laboratorium di Loka Litbang P2B2 Banjarnegara, nyamuk di Gunungkidul tergolong resisten obat atau anti nyamuk dibanding kabupaten atau kota lain di DIY. Hal tersebut diduga lantaran adanya perilaku penggunaan insektisida yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Contohnya ketika melakukan fogging mandiri itu sebenarnya harus didampingi oleh ahlinya. Karena pencampuran insektisida harus dengan takaran yang tepat. Nyamuk ada yang resisten dengan beberapa insektisida,” terang dia.

Lebih lanjut dikatakan, potensi serangan DBD sendiri patut diwaspadai karena ancaman meningkat seiring datangnya puncak musim hujan. Menurut dia, melihat pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, rentang waktu Januari sampai April menjadi masa paling rawan terjadinya kasus DBD karena jumlah serangan mengalami peningkatan.

Berita Lainnya  Bahas Raperda, Dewan Dorong Aturan Pelarangan PNS Jadi Anggota BPD

“Wilayah yang rentan yakni di Wonosari, Karangmojo, Ponjong, dan Playen. Hal itu karena mobilitas masyarakat sangat tinggi dibanding dengan daerah lain,” ucap Sumitro.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) penyakit menular Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Diah Prasetyo Rini mengatakan, bulan ini per tanggal 13 Februari 2020 tercatat ada 25 kasus DBD. Jika ditotal, ada 164 kasus selama 1,5 bulan terakhir. Aktifitas nyamuk aedes aegypty juga ada jamnya yakni, pada pagi muncul antara pukul 8.00-10 WIB. Sementara sore mulai pukul 15.00 hingga 16.00 WIB.

“Kita himbau kepada masyarakat untuk melakukan pencegahan dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), selain itu juga harus menerapkan polah hidup bersih dan sehat, pencegahan juga dengan menerapkan program 3 M, mengubur, menguras dan menutup tempat-tempat yang berisiko jadi lokasi perkembangbiakan, nyamuk demam berdarah,” pungkasnya.

Berita Lainnya  Apa Itu SIM D ? Berikut Penjelasan Satlantas Polres Gunungkidul

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler