Sosial
Jalur Anyar Gunungkidul-Sleman Terhubung ke Jalan Tol, Pembangunan Dilanjutkan Maret
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kelanjutan pembangunan jalan Gading-Ngalang-Tawang yang nantinya akan tersambung langsung ke Kabupaten Sleman akan segera terealisasi dalam waktu dekat ini. Rencananya jika tidak ada perubahan, untuk pembangunan di wilayah Gunungkidul akan dimulai pada Maret 2020 besok. Proses pembangunan sendiri bisa dilaksanakan setelah pembebasan lahan di beberapa desa yang terdampak telah selesai.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Setyo Koordijanto menjelaskan, berkaitan dengan mega proyek jalur anyar tersebut, jajarannya telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi mengenai kelanjutan pembangunan tersebut. Proses penyusunan mekanisme sendiri tengah dilaksanakan sebelum dimulainya pembangunan.
“Informasi yang kami terima paling di bulan Maret akan dilakukan pembangunan fisik,” terang Setyo, Selasa (21/01/2020).
Adapun untuk pembangunan jalan alternatif di kawasan utara ini nantinya akan menghubungkan Gunungkidul dengan Kabupaten Sleman. Tak hanya itu, nantinya jalan tersebut juga akan langsung tembus ke jalan tol yang sekarang ini juga tengah digagas oleh pemerintah pusat.
“Nanti akses jalannya masuk ke jalan Piyungan-Prambanan dulu. Kemudian dari situ baru masuk ke jalan tol,” tambahnya.

Disinggung mengenai estimasi anggaran yang digunakan untuk pembangunan jalur tersebut pihaknya tidak bisa berkomentar banyak. Pasalnya dari kabupaten hanya melakukan pendampingan dalam proses pembangunan itu. Dari kabupaten juga belum mendapatkan akses data terkait anggaran.
Dengan adanya pembangunan jalan di kawasan utara ini diharapkan mampu memberikan pilihan jalur alternatif bagi lalu lintas yang berasal dari Jawa Tengah menuju Gunungkidul. Mengingat sekarang ini, volume kendaraan yang masuk terus mengalami peningkatan. Arus lalu lintas di jalur utama Jogja-Wonosari pun juga sering macet di waktu tertentu sehingga diharapkan jalur anyar ini mampu mengurai kemacetan.
“Harapan besar pemkab untuk kesejahteraan masyarakat tentunya. Perekonomian tentunya akan tumbuh dengan sendirinya dengan dibukanya jalur anyar,” imbuh dia.
Tidak hanya itu, harapan lainnya ialah dapat membuka atau bahkan meningkatkan sektor wisata melalui koridor utara dan timur. Kemudian menumbuhkan kesempatan sektor usaha atau perekonomian masyarakat Gunungkidul.
Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul, Winaryo mengungkapkan, pembebasan lahan untuk penyelesaian pembangunan ini sudah dirampungkan pada tahun 2019 lalu. Anggaran 105 miliar tersebut digunakan untuk pembebasan lahan sebanyak 671 bidang. Jumlah tersebut seluas 25 hektar yang nantinya akan dibangun sebuah jalan untuk melanjutkan pembangunan jalur alternatif yang melintas di Ngalang-Tawang.
Proses pembayaran sendiri sudah dimulai sejak Oktober 2019 lalu. Beberapa hal yang semula dikhawatirkan oleh warga telah terjawab, dan dapat terselesaikan dengan baik.
“Sudah selesai dan berjalan baik. Untuk lahan satu dengan yang lainnya tentu harganya berbeda. Disesuaikan dengan kondisi entah ada tanaman atau lahannya produktif,” terang Sunaryo.
Pembebasan lahan di kawasan utara ini telah memasuki tahapan akhir. Beberapa bidang tanah yang statusnya merupakan tanah kas desa saat ini sedang diurus perizinannya. Pasalnya berkaitan dengan hal tersebut memang harus mendapatkan ijin dari Gubernur DIY. Jika ijin tersebut telah turun, maka ganti rugi pun baru bisa dibayarkan.
“Untuk pembebasan semuanya menggunakan Dana Keistimewaan dari Pemerintah DIY,” tambahnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized7 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
