Pemerintahan
Disediakan Stand Khusus, Produk Makanan UMKM Gunungkidul Kini Dipajang di Indomaret
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Produk olahan makanan yang dikembangkan oleh UMKM-UMKM di Kabupaten Gunungkidul saat ini sangat beragam. Dalam kondisi perkembangan yang cukup positif ini, UMKM-UMKM Gunungkidul sendiri masih terkendala pemasaran produk. Pasar dari produk UMKM Gunungkidul sendiri sebagian besar masih sangat terbatas sehingga berimbas kepada omset yang tak terlalu besar.
Sejumlah upaya dilakukan berbagai pihak untuk menggenjot pemasaran produk olahan makanan ini. Salah satu yang tengah dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul adalah menjalin kerjasama dengan toko jejaring Indomaret. Saat ini, belasan gerai Indomaret di Gunungkidul telah memajang produk UMKM Gunungkidul.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengungkapkan, langkah pemkab menjalin kerjasama dengan toko jejaring ini merupakan sebuah upaya untuk memberikan ruang bagi UMKM dalam mengembangkan sayap usaha mereka. Dengan dijualnya produk mereka di gerai swalayan jejaring ini, tentunya akan sangat membantu memasarkan produk.
“Produk yang masuk kurasi memang dipasang di toko jejaring Indomaret. Produk yang dijual di gerai swalayan sudah diuji kualitasnya, mulai dari kualitas makanan, pengemasan dan perizinannya lengkap,” papar Kelik Yuniantoro, Sabtu (18/12/2021).
Ia menjelaskan, pada tahap awal ini, ada belasan UMKM dengan 27 jenis olahan makanan yang dipasarkan di gerai Indomaret yang tersebar di Gunungkidul. Tentunya tidak hanya warga lokal saja yang bisa membeli dan menikmati, namun orang luar daerah yang tengah belanja di toko jejaring dapat membelinya.
“Jika ada toko jejaring yang didirikan, otomatis akan memajang dan menjual olahan makanan dari Gunungkidul. Sekarang ini kami juga sedang berproses untuk pemasaran dengan toko jejaring lain serta pusat oleh-oleh untuk menyediakan hasil UMKM Gunungkidul,” jelas dia.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, saat ini pihaknya terus berproses dan fokus dalam pemasaran ini. Diharapkan pula pada tahun depan, jumlah produk dan UMKM yang dipasarkan di toko jejaring dapat bertambah.
“Kerjasama dengan toko jejaring ini merupakan fokus kami. Pada awal tahun 2022 besok, Disperindag bersama OPD dan pihak toko jejaring akan mengadakan pelatihan mulai dari pengemasan produk dan lainnya,” imbuh Kelik.
Disinggung mengenai promosi UMKM melalui aplikasi Gerbang Pak Probo, ia menjelaskan bahwa saat ini masih sangat minim. Namun demikian, ke depan perlahan akan terus digenjot bersama dengan lintas sektoral, sehingga masyarakat dapat terbantu dalam pemasarannya. Aplikasi yang belum lama dilaunching ini sekarang baru ada 100+ pengunduh.
“Gerbang Pak Probo itu kan masih tahap awal, perlahan nanti akan kami optimalkan bersama menggandeng OPD dan masyarakat, memang masih perlu promosi yang gencar lagi. Selain itu aplikasi Sibakoel dari Provinsi itu, Gunungkidul juga masih mihim transaksinya,” kata Kelik.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan bahwa dengan adanya gerai di Indomaret yang menyediakan produk UMKM ini diharapkan dapat membangkitkan semangat para pelaku usaha kecil. Ini meruapakan tahap awal sehingga perlu adanya pelatihan pengemasan dan lainnya agar produk UMKM ini lebih terlihat menarik dan mampu bersaing dengan produk-produk lainnya.
“Ya ke depan selain produk makanan mungkin bisa melebar ke jenis lainnya. Kalau untuk pengemasan tentu agar tidak ketinggalan perlu referensi dan pelatihan-pelatihan,” terang Sunaryanta.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
