fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Ditambah Beragam Fasilitas, Taman Kota Wonosari Akan Makin Ramah Anak

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Keberadaan Taman Kota Wonosari terus dioptimalkan fungsinya oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Selain sebagai ruang terbuka hijau yang berada di kawasan perkotaan, tempat ini juga dimanfaatkan sebagai taman edukasi lalu lintas agar anak-anak dapat memahami sedikit banyak mengenai peraturan lalu lintas. Tahun 2019 ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Keluarga Berencana, dan Masyarakat Desa (DP3AKBPMD) akan mengembangkan kembali kawasan ini sebagai taman ramah anak.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Aris Suryanto mengatakan taman edukasi lalu lintas ini dibangun oleh Pemkab Gunungkidul pada pertengahan 2017 lalu menggunakan anggaran dari pemerintah pusat. Beberapa tahun selepas pembangunan, dari pemerintah sendiri terus berusaha mengoptimalkan kegunaan taman ini. Diantaranya dimanfaatkan untuk beragam kegiatan yang berkaitan dengan anak-anak maupun masyarakat umum, seperti pengenalan kepada anak-anak dan masyarakat secara keseluruhan mengenai rambu-rambu lalu lintas. Sehingga masyarakat sendiri lebih paham dan mengenal tata tertib lalu lintas. Hampir di setiap hari, kawasan ini ramai di kunjungi oleh masyarakat Gunungkidul untuk sekedar melepas penat atau menghabiskan waktu bersama.

Berita Lainnya  Alami Kemarau Terparah, Harga Air di Gedangsari Telah Sentuh Rp 400.000 Per Tangki

“Desainnya memang sebagai taman edukasi lalu lintas. Dengan harapan masyarakat lebih paham kembali mengenai pentingnya pengetahuan tata tertib lalu lintas,” papar Aris Suryanto, Rabu (04/09/2019).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, tahun 2019 ini pihaknya menggandeng DP3AKBPMD akan melakukan pengembangan pada Taman Kota Wonosari ini. Desain yang tengah diusung oleh Pemkab Gunungkidul yakni tersedianya ruang hijau yang ramah dan layak anak. Sehingga anak-anak jauh lebih nyaman dan dapat menikmati bermain di ruang terbuka.

“Sedang proses untuk pengembangan sebagai ruang/taman ramah anak. Untuk anggaran sendiri juga sudah ada,” ucap dia.

Kepala DP3AKBPMD Gunungkidul, Sudjoko membenarkan jika pihaknya bersama DLH tengah menggagas adanya pengembangan Taman Kota Wonosari. Di dalamnya selain sebagai ruang terbuka, taman edukasi lalu lintas juga sebagai tempat ramah anak. Nantinya akan ada sejumlah permainan outdoor yang disediakan oleh pemerintah sebagai penunjangnya.

“Pengembangan ini merupakan kesepakatan bersama. Sudah ada koordinasi dan tahun 2019 ini dapat dilaksanakan penambahan fasilitas sebagai taman ramah anak,” kata Sudjoko, saat dihubungi.

Menurut dia, taman ramah anak di kawasan terbuka sangatlah dibutuhkan oleh warga Gunungkidul. Mereka yang memiliki anak-anak dapat mengenalkan beragam permainan dan edukasi di alam terbuka. Dengan demikian pengalaman dan pengetahuan anak jauh lebih banyak lagi.

Berita Lainnya  Kisah Herjuno Yang Gagal Naik Pangkat Lantaran Jadi Korban Jatuhnya Lion Air

Di sisi lain, ini juga sebagai upaya pemerintah dalam melakukan pemenuhan hak-hak anak. Beberapa tahun ini, pemkab sendiri juga tengah menggaungkan Kabupaten Layak Anak. Beberapa kali evaluasi, hasilnya selalu meningkat meski ada sejumlah evaluasi. Sehingga perlu adanya pengembangan yang lebih real kembali.

“Ini sebagai wujud pemenuhan hak anak, khususnya dalam bermain dan mendapatkan edukasi. Lokasi Taman Kota sendiri cukup strategis, ada beragam golongan dari anak-anak, kaum muda dan tua yang sering berkunjung ke tempat ini. Jadi cocok kalau untuk dikembangkan menjadi taman yang bermanfaat dan lengkap,” pungkas dia.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler