fbpx
Connect with us

Politik

Dua Perwira TNI Paling Gencar Sapa Masyarakat, Kalangan Militer Bakal Pimpin Gunungkidul?

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Setahun sebelum ajang Pilkada Gunungkidul 2019, sejumlah tokoh mulai muncul menyapa masyarakat untuk meraih simpati dan dukungan. Sejumlah aktifitas gencar dilakukan dengan menggelar pertemuan hingga bakti sosial. Meski memang belum masuk ke tahapan Pilkada Gunungkidul, namun para tokoh tersebut memang santer dikabarkan akan mencalonkan diri sebagai Bupati Gunungkidul. Yang menarik, diantara tokoh-tokoh yang mulai muncul tersebut, beberapa diantaranya berasal dari kalangan menarik. Tercatat diantaranya dua orang perwira menengah di TNI AD yaitu Kolonel Tugiman dan Mayor Sunaryanta yang bahkan menjadi dua tokoh yang paling santer bergerak di kalangan masyarakat Gunungkidul.

Hal ini menjadi cukup menarik lantaran jika benar keduanya mencalonkan diri menjadi Bupati atau Wakil Bupati Gunungkidul, untuk pertama kalinya dalam sejarah, ini menjadi momen pertama munculnya kalangan militer menjadi pemimpin Gunungkidul. Kedua tokoh yang sama-sama merupakan perwira aktif tersebut sama-sama berasal dari Kecamatan Nglipar.

Ketika dikonfirmasi, Tugiman tak mengelak bahwa dalam beberapa kali kesempatan, ia memang bertemu dengan sejumlah masyarakat di Gunungkidul. Dalam kesempatan-kesempatan tersebut, acapkali ia mendapatkan pertanyaan terkait maksud dan tujuan acara tatap muka tersebut apakah berkaitan dengan Pilkada 2020 mendatang. Namun begitu, ia belum berani menjawab hal tersebut lantaran adanya jabatan yang disandangnya saat ini.

“Saya anggap itu sebagai doa dan dukungan. Jika masyarakat menginginkan ya kita lihat saja besok,” ujar Tugiman dengan santai, Kamis (05/09/2019).

Ia menambahkan, namanya juga beberapa kali dimasukan dalam poling yang dibuat di media sosial untuk melihat partisipasi masyarakat terhadap sejumlah nama yang santer terdengar bakal maju dalam Pilkada 2020 mendatang. Bahkan dirinya kaget ketika mendapat peringkat pertama dalam poling tersebut.

Berita Lainnya  Duet Bebuyutan Endah-Harno Dipastikan Nahkodai DPRD Gunungkidul

“Ada polling dari forum diskusi demokrasi yang dibuat pada 16 Agustus sampai 2 September, di situ saya mendapat 268 suara, disusul pak Sudjoko (Kepala DP3AKBPMD) dengan 153 suara dan pak Immawan Wahyudi dengan 58 suara. Tentu ini menjadi penyemangat saya,” kata dia.

Disinggung dengan langkah politik yang akan diambil, dirinya masih enggan berkomentar banyak terkait dengan hal itu. Pun demikian ketika pidjar.com menanyakan adanya kemungkinan dirinya bakal bergandengan dengan Immawan Wahyudi.

“Saya tidak membatasi komunikasi dengan siapapun. Politik akan berkembang secara dinamis, biarkan mekar dan berkembang secara alami,” kelitnya.

Peluang Tugiman untuk maju dalam bursa pilkada semakin kuat ketika dirinya tak sengaja telah menyampaikan tawaran untuk kemajuan Gunungkidul dengan percepatan, kemajuan dan kesejahteraan. Akan tetapi, ia sampai saat ini Tugiman mengakui bahwa belum memiliki kendaraan politik untuk menuju ke arah itu.

“Semua yang ada ini tentu menjadi hal positif bagi saya dan keluarga yang perlu direspon serta akan menjadi pertimbangan ke depan. Saat ini saya masih fokus menjalankan tugas saya sebagai anggota TNI,” pungkas dia.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sunaryanta. Beberapa kali pidjar.com menanyakan perihal persiapan maupun kesiapan Sunaryanta untuk ikut bertarung dalam Pilkada Gunungkidul 2020 mendatang, Sunaryanta enggan memberikan jawaban pasti.

“Saya masih perwira aktif, tak elok bicara masalah itu,” bebernya.

Yang jelas menurut Sunaryanta, ia sangat mencintai Gunungkidul yang merupakan tanah kelahirannya tempat ia tumbuh dan dibesarkan. Menjadi obsesi besarnya untuk turut serta dan berperan dalam membangun Gunungkidul ke depannya dengan kemampuan yang ia miliki.

Berita Lainnya  Siasati Minimnya Gaji GTT/PTT, Sekolah Ini Manfaatkan Ruang Kosong Kembangkan Budidaya Jamur Tiram

“Masih jauh itu (Pilkada),” tandasnya.

Namun begitu, Sunaryanta memang sangat sering menggelar pertemuan dan berkegiatan bersama warga masyarakat. Pun demikian dengan sejumlah permasalahan sosial yang ada, ia acapkali langsung turun membantu masyarakat. Misalnya dengan membagikan ratusan tangki air untuk korban kekeringan, hingga membantu masyarakat Gunungkidul yang hidup dalam kemiskinan.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Gunungkidul, Endah Subekti Kuntaringsih mengatakan bahwa calon siapa saja bisa bergabung dengan PDIP. Pihaknya membuka diri untuk menerima komunikasi politik dengan berbagai kalangan, termasuk dari kalangan militer. Namun begitu, ia memberikan catatan bahwa dalam mekanisme di PDIP, ada beberapa proses penjaringan yang akan dilakukan. Disinggung mengenai sosok Tugiman maupun Sunaryanta, ia belum secara gamblang mengakui adanya komunikasi politik. Namun secara pribadi Endah mengamati pergerakan dari Tugiman maupun Sunaryanta.

“Hanya kenal di medsos saja untuk Pak Tugiman karena beliau memang aktif di medsos. Hanya saling sapa tipis-tipis saja,” kata dia.

Sementara itu, Ketua DPP Nasdem, Suparjo sampai saat ini sudah banyak tokoh yang melakukan komunikasi politik. Namun begitu dirinya enggan menyebutkan nama-nama tersebut.

“Sudah ada banyak, kalau survey nanti kita lakukan Desember 2019 untuk mengetahui siapa yang diinginkan rakyat,” kata dia.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler