Budaya
Ditengah Pandemi Corona, Sejumlah Tradisi Berlangsung Sederhana
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kabupaten Gunungkidul memiliki segudang tradisi yang setiap tahunnya terus dilestarikan oleh masyarakat. Mulai dari sedekah di bulan-bulan tertentu maupun tradisi rasulan sebagai wujud syukur atas hasil panen yang melimpah. Namun ditengah pandemi covid 19 yang terjadi sejak beberapa bulan lalu, tentu berdampak pada pelaksanaan tradisi-tradisi di Gunungkidul.
Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Agus Kamtono mengatakan Gunungkidul kaya akan tradisi yang selalu dijalankan dan dilestarikan oleh masyarakat. Hal itu sebagai wujud syukur dan melestarikan adat tradisi yang dimiliki. Akan tetapi, kondisi sekarang tidak memungkinkan masyarakat untuk melaksanakan tradisi-tradisi yang ada dengan pagelaran seni seperti pada umumnya.
Dari dinas kebudayaan memperbolehkan masyarakat dan para sesepuh untuk tetap melaksanakan tradisi. Ada catatan tersendiri yakni dengan menerapkan protokol kesehatan, mereka yang hadir pun juga dibatasi.
“Ada yang sama sekali tidak melaksanakan, tapi ada juga upacara adat tradisi yang tetap dilaksanakan sebagaimana biasanya. Hanya saja memang dilakukan sederhana, contohnya genduri atau tradisi lainnya,” ungkap Agus Kamtono, Selasa (02/06/2020).
Lebih lanjut ia mengungkapkan, berkaitan dengan rasulan dan tradisi lainnya meski dilakukan sederhana, namun tidak menghilangi esensial dari tradisi jawa tersebut.

“Ya karena kondisinya seperti ini jadi memang mayoritas tidak diselenggarakan tradisi-tradisi itu. Kalaupun mau diadakan ya tidak apa-apa,” tambahnya.
Adapun dari Dinas Kebudayaan mencontohkan, Babad Dalan di Sodo beberapa hari lalu. Tradisi ini merupakan tradisi tahunan yang tidak pernah ditinggalkan oleh masyarakat sekitar. Biasanya dalam pelaksanaannya cukup ramai pentas seni dan beragam kegiatan lainnya. Namun karena kondisi seperti sekarang, tradisi ini diselenggarakan cukup sederhana dan yang mengikuti kegiatan ini hanya terbatas.
Beberapa tradisi lain yang masih diselenggarakan dengan sederhana yakni ruwahan dan malam selikuran saat bulan ramadhan. Di Padukuhan Sawah, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang beberapa waktu lalu juga mengadakan ruwahan dan selikuran. Dalam pelaksanaannya sangat sederhana tentunya.
“Ditingkat RT dilaksanakan tapi ya terbatas orangnya. Hanya sekitar 7 orang saja yang ikut genduri, doa bersama. Sebenarnya ini tergantung dari masing-masing orang, tapi yang namanya juga tradisi tentu ada yang tetap melaksanakan,” ucap Dukuh Sawah, Anjar.
Untuk rasulan sendiri, di Padukuhan ini masih akan diselenggarakan bulan September mendatang. Kemungkinan besar dalam pelaksanaanya hanya dilakuka secara sederhana, sedekah dan genduri sebagaimana biasanya. Untuk pesta rakyat dengan berbagai hiburan kemungkinan tidak diadakan.
“Kondisi ekonomi seperti ini, ya belum tahu nanti seperti apa. Untuk tradisi jawa mungkin genduri atau sedekah tentu masih berjalan seperti biasa tapi tetap menerapkan ptotokol,” jelasnya.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial3 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial1 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan5 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
