Sosial
Ditengarai Jadi Biang Aksi Klithih, Polisi Tegaskan Perang Terhadap Pil Koplo
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Fenomena klithih sejak beberapa tahun terakhir ini terus menghantui warga masyarakat di DIY khususnya di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman dan belakangan ini di Kabupaten Bantul. Merembetnya fenomena ini tentunya menjadi kekhawatiran tersendiri bagi wilayah-wilayah yang hingga saat ini minim aksi bar-bar ini.
Jajaran kepolisian Resor Gunungkidul sendiri terus berusaha membendung melebarnya fenomena klitih ini di Bumi Handayani. Selain peningkatan operasi patroli dan beberapa kegiatan lainnya, juga dilakukan upaya dari Sat Resnarkoba untuk ikut serta mengantisipasi hal ini. Berdasarkan data, para pelaku klithih yang tertangkap sebagian besar memang dalam pengaruh obat-obatan terlarang. Obat-obatan seperti misalnya pil koplo ini digunakan para pelaku untuk meningkatkan keberanian mereka ketika beraksi.
Kasat Resnarkoba Polres Gunungkidul, AKP Tri Wibowo bedasarkan pemeriksaan yang dilakukan dan menengok pengakuan pelaku-pelaku lain, mereka mengkonsumsi obat-obatan semacam ini lantaran dianggap murah dan efeknya pun luar biasa. Pil koplo semacam ini marak beredar di kalangan remaja. Hal ini tentunya tegak lurus dengan sebagian besar pelaku klithih yang juga masih berusia remaja.
“Salah efeknya adalah meningkatkan keberanian mereka to kalau mengkonsumsi seperti itu, kemudian efeknya juga membuat fly,” terang AKP Tri Wibowo.
Tak heran dalam kondisi terpengaruh pil koplo semacam ini, para pelaku menjadi nekat dan bahkan tak kenal belas kasihan dalam aksinya yang tanpa motif ini. Tri sendiri mengakui bahwa di Gunungkidul sendiri, pil koplo marak beredar di kalangan remaja. Sehingga ada kekhawatiran apabila hal ini dibiarkan, akan berpotensi timbul aksi klithih yang meresahkan masyarakat Gunungkidul.
“Operasi yang kami lakukan, selain untuk menumpas peredaran narkoba di Gunungkidul yang dikhawatirkan terus menggerogoti generasi milenial juga untuk mengantisipasi terjadinya klitih,” ujarnya.
Adapun menurutnya, selama ini belum ditemukan mereka yang mengkonsumsi obat-obatan masuk dalam genk-genk klitih layaknya yang sering ditemukan di wilayah Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Kendati demikian, upaya antisipasi ini sangatlah perlu dilakukan agar generasi muda memiliki pola hidup yang baik dan tidak terkontaminasi dengan barang-barang berbahaya itu.
“Sejauh ini upaya yang kami lakukan ya menyasar ke sekolah-sekolah dilakukan sosialisasi, kemudian juga penyisiran dan penyelidikan adanya pelaporan dari masyarakat,” tambahnya.
Mantan Kapolsek Panggang ini meminta para orang tua lebih mengenali sifat dan sikap anak-anaknya. Jika sekiranya ada yang sedikit menyimpang patut ditanyakan dan kemudian diarahkan untuk lebih baik kembali.
“Orang yng mengkonsumsi obat semacam itu kan tindakan dan dari raut mukanya saja sudah nampak beda,” jelas dia.
Beberapa waktu lalu, di Gunungkidul sempat asa sejumlah tindak kriminalitas yang terjadi. Baik penganiayaan yang dilakukan oleh kelompok tidak dikenal bahkan gesekan antar pelajar dari luar daerah di obyek wisata. Kejadian ini sempat menjadi perhatian bersama oleh petugas kepolisian, upaya pemantauan dan pengamanan pun lebih diperketat kembali.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized3 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized3 hari yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
